“Malam mengheningkan cakrawala, membuat kenangan akan senja menjadi buta, membuat rindu semakin menjauh, yang di cinta entah kemana”
— Distorsiruangrindu

oozey mess
noise dept.
he wasn't even looking at me and he found me
NASA
trying on a metaphor

if i look back, i am lost

Kiana Khansmith
Not today Justin
No title available
Alisa U Zemlji Chuda
KIROKAZE
Show & Tell
Misplaced Lens Cap
sheepfilms
No title available
Mike Driver
Lint Roller? I Barely Know Her

Andulka
🪼
wallacepolsom

seen from United States
seen from Canada

seen from United States
seen from Colombia
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from South Korea

seen from Australia
@dreamingdistortion
“Malam mengheningkan cakrawala, membuat kenangan akan senja menjadi buta, membuat rindu semakin menjauh, yang di cinta entah kemana”
— Distorsiruangrindu
Bu, Pak … Maaf kalau hidupku begini-begini saja. Maaf aku belum bisa bikin kalian bangga. Aku masih berusaha, dan akan terus berusaha. Doakan aku, ya.
Nak …
Tidak apa-apa.
Kamu tumbuh dengan baik dan sekarang dalam kondisi sehat. Bagi kami, itu sudah lebih dari cukup.
Dan kami bangga.
Kami bangga karena kamu sudah berusaha sebaik-baiknya.
Kami akan terus mendoakanmu.
I wish that we had all the room and all the funding. I keep going back to this post about this mini-cow fam being broken up and sold for meat (which happens every day, thousands of times a day. In fact, we dont even consider slaughter a reason to rescue because there are so many animals that are actively suffering or need placement ).... But
Friendship like this, just stops me in my tracks. This little black cow absolutely loves this goat. They are best friends. I can feel it through the photo. Best friends. I wish that their story ended somewhere safe. They deserve to have that friendship forever. It should be respected. 😢
BAKMI BABI - HAUCE, sejauh ini sudah ada 4 cabang, antara lain d Renon, Nakula, Sidakarya dan kerobokan, kemarin menyempatkan diri mampir di cabang Kerobokan, lokasinya agak sedikit nyempil d antara pertokoan sebrang LP kerobokan, dengan parkir yang lumayan agak luas untuk sepeda motor, baru masuk di warung berukuran kurang lebih 5 x 5 ini saya di sambut dengan ramah oleh pegawainya, yang menanyakan menu yang akan saya pesan dan makan di tempat atau take away, karena melihat kondisi warung yang hanya memiliki dua meja makan dimana satu meja lagi di pergunakan untuk melipat kotak makanan dan satu lagi masih ada pelanggan yang sedang makan, terpaksa saya langsung take away saja. Untuk pilihan menu banyak olahan nasi dan mie yang di lengkapi dengan babi, harganya bervariasi dari 15rb sampai ada paket komplit besar untuk keluarga di atas 100rb an, saya pun tertarik dengan menu utama mereka yakni Bakmie Babi, saya memesan yang komplit dengan harga 30rb saja, untuk penghidangannya sendiri pun benar benar fresh, jadi daging Babi yang masih fresh dan hangat tinggal di potong potong sesuai pesanan, di tambah sayuran yang baru di rebus juga mie yang juga baru di hangatkan. Butuh waktu hampir 10 menit untuk menyiapkan pesanan saya, setelah membayar saya langsung ngebut ke kos untuk mencoba pesanan saya, karena takut kalau kelamaan malah merusak cita rasanya. Sesampai di kos tanpa mengganti baju dan melepas sepatu langsung saja di buka bungkusan tadi, isinya mie, dengan topping sayuran, babi yang di iris iris, dan juga Babi yang sudah di bumbui, juga ada kuah yang di bungkus dan kerupuk bakso (sejenis siomay yang di goreng), dan sumpit sebagai alat makan. Hal pertama yang saya lakukan adalah membuka kuah yang di bungkus tadi dan langsung meyiramnya ke mie dan toppingnya agar tercampur, oh ya satu lagi kita juga mendapatkan sambal yang langsung saya campur juga (tergantung selera), dan akhirnya saat mencoba tiba, di mulai dengan topping daging babi irisnya, daging nya lembut, sepertinya benar benar di masak dengan sempurna (setelah saya rasakan babi ini sepertinya di panggang di oven, karena rasanya yg masih fresh , dan kulitnya yg terasa renyah), lalu ada lagi babi yg di bumbu kuning dan merah, sama rasanya fresh namun lebih terasa bumbunya, sayurnya masih segar, dan satu yang paling penting yaitu mie, mie nya kenyal dengan bentuk yang tipis, setelah di campur dengan kuah baru lebih terasa, overall ekspektasi saya terbayar oleh bagaiamana enaknya Bakmie Hauce ini, dari segi penyajian dan rasa bisa di bilang salah satu yang terbaik, mungkin kurangnya adalah kita yang ingin makan disana agak terganggu karena meja yang kurang, tapi setelah di lihat lihat lagi memang mereka lebih banyak menerima order online.
Lorjhu', ya lorjhu musisi asal Madura yang membawakan tembang tembang berbahasa daerah (Madura), dua tahun ini berseliweran di ranah musik indonesia dengan album paseser yang berisikan 9 track lagu dengan nuansa khas folk namun berbahasa Madura, yg mendatangkan angin segar di industri musik indonesia, bagaimana tidak dia (lorjhu) dengan berani mengeluarkan album ini di tengah lesunya industri musik kita, sempat membaca di Pop hari ini Lorjhu atau nama aslinya Badrus Zelman yang lahir di Sumenep Madura ini sebenarnya sudah berseliweran di industri musik sejak awal 2010an dan akhirnya menemukan formula yang pas dengan Lorjhu ini.
Pertama kali mendengar musiknya saat tidak sengaja melihat strory gram dari Arie dagienkz sewaktu menjadi host di acaranya Synchronize radio, melihat gayanya dengan peci dan sarung, lalu iseng buka spotify ketik Lorjhu dan sisanya adalah kejutan, damn! (Sambil gebrak meja) walaupun sama sekali tidak mengerti apa yang didendangkan namun musiknya benar benar menampar saya yang sebenarnya sudah mulai agak malas mencari atau mendengar karya dari musisi musisi baru, di buka dengan "Kembang koning" yang bercerita tentang kehidupan di nelayan di pesisir pantai, "can macanan" atau harimau - harimauan yang katanya sering ada di acara pentas seni di madura (seperti barong di bali), dan "toron" sebuah lagu tentang kerinduan yang walaupun pertama kali saya mendengar saya tidak mengerti artinya namun saya sudah tau kalau lagu ini merupakan ungkapan sebuah kerinduan, kepada apapun itu.
Hebatnya lagi Lorjhu di gandeng oleh Demajors untuk merilis album ini, dan dengan rekaman yang menurut lorjhu sendiri dilakukan dengan biaya seminim mungkin dan rekaman seadanya album ini menjadi sangat terasa benar benar melekat bagi saya, jadi berpikir kalaupun album ini di kerjakan secara serius dan dengan biaya yang besar kira kira apa yang akan dihasilkan, saya kira pastinya akan lebih mewah dari segi sound, namun mungkin disinilah letak kehebatan album ini, dimana banyak musisi hebat yang mengawali karier dan albumnya dari sesuatu yang sederhana dan biaya seminimal mungkin, tidak berharap banyak tapi tetap berharap Lorjhu bisa mempertahankan pakem bermusiknya, mungkin bisa lebih dari ini.
Berikut saya sematkan juga link Spotify dari Lagu yang paling saya suka di album ini, "Toron"
Mie Pangsit Djoe Djoe which is located in the Denpasar area, precisely between the intersection of Jalan Nangka Utara and Jalan Kemuda, in my opinion is one of the most delicious pangsit noodles in the Denpasar-Badung area, the noodles are abundant with pieces of vegetables and added with chicken or pork topping which adds to the taste. tastes good, the shop is clean with the owner who sometimes also becomes a very humble waiter making it comfortable when enjoying the food here, for the price it is still friendly to the area around Denpasar...
Kita adalah jiwa yang terpisah namun memiliki tujuan yang sama, dimana kita pun masih bertanya apa tujuan itu, apakah itu nyata atau hanya khayalan semata, jawabannya hanya akan ada saat kita menghembuskan nafas terakhir ~ Bali 2022
Orang Bali
“Kita pernah jadi dua ketentuan yang melegakan. Merajut apa yang dirasa tak mungkin, menimang apa yang akhirnya tergenggam, serta memeluk apa yang diimpikan masing-masing. Kita pernah, namun tak lama dan pada akhirnya bertemu pisah.”
— Hujan Mimpi
Manusia-manusia kuat, itu kita, jwa-jiwa yang kuat itu kita....
Akhir-akhir ini, relasi kita macam dua jenis garis yang kerap kau temui di buku matematika saat sekolah menengah pertama.
Sebut mereka garis paralel dan garis berpotongan.
Garis paralel. Bersifat sejajar dan sama, persis dengan kita. Tahunan bersama, melewati berbagi cerita. Saat satu berduka atau gembira, maka yang lain turut merasa. Namun, kita sekadar jalan bergandeng, tanpa bisa menyatu sekalipun.
Garis berpotongan. Bertemu di satu titik dan berpisah setelahnya, yang tengah terjadi pada kita. Tahunan bersama, jenuh kerap kaurasa. Jauh-jauh kau berkelana, aku dilupa. Aku hanya takut menjadi titik pertemuan takdir yang kau lintas dan kau lepas.
Namun, satu yang pasti. Apapun kita, aminkan bahwa apa yang kita cari terbaik. Untukmu, untukku; Untuk kita.
Disney ‘Renaissance Era’ concept art as posters
lebih enak sahabat lalu pcrn, apa sahabatan aja? Alasannya apa kak?
Hehehehehe pertanyaannya :)))))
Mungkin, kisah macam sahabat jadi cinta tuh sudah sering banget terjadi. Karena ya unsur utamanya mah kebiasaan dan katanya rasa nyaman. Yaelah peluk guling juga udah nyaman.
Cuma balik lagi, mau bikin status sahabat berubah jadi pacar tuh ada konsekuensinya. Mau tetep sahabatan juga ada konsekuensinya. Dan semuanya balik lagi ke perasaan sendiri. Balik lagi ke kemampuan masing-masing untuk mengungkapkan atau milih diam menelaah semuanya.
Karenaaaa, nggak semua nyaman diartikan suka. Bukan juga karena sering bareng, sering cerita, sering jalan, sering hahahihi malah diartikan (s)he the one. Nih ya, perasaan tuh abu-abu, nggak bisa sepenuhnya jelas. Yang udah pacaran bertahun-tahun aja nikahnya bisa sama yang baru kenal seminggu.
Nah ini karena nyaman sama sahabat, udah dianggep rasa suka, coba deh tanya hati dulu berulang-ulang. Tapi ya, di antara itu semua yang paling penting adalah, perasaan itu milik sendiri dan tanggung jawab sendiri. Jangan sampe malah menyalahkan orang lain, apalagi berharap mereka juga bisa bales perasaan.
Satu lagi deh, coba ingat-ingat ini, ada orang yang bisa handle perasaannya dengan baik, ada juga yang nggak.
Dan aku akan selalu punya alasan untuk diam. Tahu kenapa? Sebab aku tidak pernah berani, mengakui bahwa diri ini layak untuk seseorang. Terlebih, itu kamu orangnya.
Hujan Mimpi
“You know, people are always saying if you love something, you have to learn to let it go. I thought that was such bullshit, till I watched you almost die. In that moment, Stella, nothing mattered to me, except you. I’m sorry. I don’t want to go. All I want is to be with you. I can’t. I need you to be safe, from me. I don’t know what comes next, but I don’t regret any of this. Could you close your eyes? I just don’t know if I can walk away if you’re still looking at me. Please. I love you so much.”
five feet apart
“di antara semua pisah yang ada, kita sebetulnya tengah usahakan kebaikan. di antara semua jarak yang membentang, kita tak pernah menyerah untuk bisa kembali bersama. dan jika nanti waktunya tepat, semoga tidak lagi meragukan percaya.”
—
Hujan Mimpi
Di salin dari Story seorang sahabat baik di instagram nya...