Cinta dan Hujan
Seperti hujan, cinta yang semu hanya datang pada saat-saat tertentu saja. Tak benar-benar menetap. Ada kalanya ia hanya berupa rintik sendu. Namun suatu waktu ia dapat menderas, mengguyur membasahi seluruh permukaan bumi. Kadang ia hanya mendung. Memberi harapan tuk datangnya hujan, namun ternyata hanya awan gelap yang melintas..
seperti itulah cinta yang semu. Hanya datang beberapa saat saja. Kadang hanya sebentar, karena kau terpesona dengan kebaikannya. Kadang kau hanya salah sangka, ternyata ia yang hampir kau cinta telah memiliki pujaan hati yang lain. Kadang bisa menjadi menggebu-gebu, karena kau mulai merasa nyaman dan takut akan kehilangannya.
Namun ingat, semua itu hanyalah semu sebelum ia benar-benar datang menghampirimu. Membawa seluruh keluh kesahnya, bahkan seluruh bahagianya untuk mengajakmu hidup bersama...















