DIAM
“KAMU” hmm kurasa itu hanyalah sebuah mimpi yang sampai detik ini masih aku semoga-kan dalam doa di setiap sholatku. karena hanya itulah yang bisa aku lakukan. aku tak bisa memaksa keadaan meskipun hati rasanya ingin menjerit. yang bisa aku lakukan hanyalah memelukmu dengan doa, dan menyayangimu dalam diam. satu hal lagi, jika aku diam bukan berarti aku tak peduli, jika aku hilang bukan berarti aku tak disampingmu, mungkin hanya saja kau yang belum melihatku. see? sesederhana itu aku menyayangimu, cukup diam dalam doa :)
















