Berbincang - I
9.22 PM (13/06) sudah lama tidak berbincang dengan dunia luar. beberapa hari hanya diam di rumah disambi edit foto, nyari freelance, atau sekedar berselancar di dunia maya saja. sedikit-banyak semua hal itu terasa membosankan untuk dijalankan secara terus menerus terlebih lagi jika sendirian. motivasi serasa melemah. ambisi sudah tak terarah, melempem melemah. hanya angan yang terus terbang sampai tak sadar telah jauh dari kata syukur.
dinding rumah tidak setebal bunker seperti yang kita bicarakan waktu itu, yang kita salah kira ternyata itu adalah sebuah tempat penyaluran air. pintu rumah juga tidak seperti ego yang membuncah, sulit untuk dibuka dan dipahami. ada satu yang membuat susah keluar dari tembok-tembok ini, yaitu; aku.
mempersulit diri sendiri. -aku mempersulit diri sendiri, dengan mengataskan alasan “aku tidak bisa, mager, capek, lelah, lesu”, semua hasutan itu keluar. seolah melarang diri untuk melakukan apapun. “mati kau dikoyak deadline”, seingat saya tertulis pada cover buku note kecil.









