Menepi.
Sejenak aku ingin menepi, dari riuhnya isi kepalaku, dari bisingnya suara-suara yang terdengar buruk di telingaku.
Aku ingin menyapa sunyi, mencari tau apa yang akan ku temukan dalam keheningan.
Aku ingin mengembara, hanya sendiri, menikmati setiap perjalanan tanpa tujuan.
Tidak perlu khawatir untuk dihakimi, karena perjalanan ini bukan tentang mencapai tujuan, tapi mengambil pelajaran pada setiap perjalanan.
Isi kepalaku memang tak pernah mau diam, telingaku berdesing meski ku sumpal dengan kedua tangan.
Barangkali lelah ini ada yang mengerti, barangkali getirnya hati ini ada yang memahami.
Entahlah.. Tidak ada yang tau pasti apakah semuanya akan baik-baik saja, atau malah sebaliknya.
Aku, hanya ingin sejenak menepi.
Pura-pura lupa dengan isi kepala, pura-pura tak mendengar apa yang masuk dalam telinga.
di Rumah, 21 November 2024
Terima kasih Tumblr, sudah memberiku ruang untuk menepi.










