ABOTPIXELARENA
seen from Denmark

seen from Malaysia
seen from China
seen from United States
seen from Russia

seen from United States

seen from Australia

seen from Türkiye
seen from China
seen from Bangladesh
seen from United States
seen from Canada
seen from United States
seen from Russia

seen from Canada
seen from Brazil
seen from United States

seen from United States

seen from Russia
seen from United States
ABOTPIXELARENA
MASKAPAI Susi Air punya komitmen untuk terus membuka isolasi penerbangan wilayah-wilayah pulau terluar. Bukan hanya di luar Pulau Jawa, mel
MASKAPAI Susi Air punya komitmen untuk terus membuka isolasi penerbangan wilayah-wilayah pulau terluar.
Bukan hanya di luar Pulau Jawa, melainkan juga di dalam Pulau Jawa. Sebab waktu tempuh perjalanan atau konerksi antar daerah di pulau Jawa bisa ada yang sampai delapan jam.
“Adanya breakthrough transportation ini, dengan udara akan mempercepat, seperti ke Karimunjawa hanya 1 jam (dari Semarang), kalau kapal laut bisa delapan jam dan kalau ada ombak besar tidak bisa lewat,” kata bos Susi Air, Susi Pudjiastuti saat acara Inaugural Flight Susi Air Rute Semarang-Karimunjawa di Terminal Keberangkatan Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Jumat (4/7).
Susi juga mencontohkan jarak tempuh antara Semarang-Cilacap. Kalau menggunakan transportasi darat masih memakan waktu kurang lebih 4-5 jam.
Maskapai Scoot Buka Rute Kertajati-Singapura
MAJALENGKA – Maskapai Scoot Buka Rute Kertajati-Singapura. Maskapai penerbangan Scoot resmi mulai melayani rute Kertajati-Singapura dari Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, pada Sabtu (28/9/2024). Penerbangan perdana ini disambut antusias oleh berbagai pihak, termasuk Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin. Dia menyebut momen ini sebagai awal kebangkitan…
Bali Makin Diminati, Air Asia Operasikan Rute Penang – Denpasar - Penang
BALIPORTALNEWS.COM, MANGUPURA – Rute internasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai kembali bertambah. Terbaru, Air Asia mengoperasikan rute Penang – Denpasar – Penang yang mendarat perdana pada Kamis (20/10/2022). Dalam penerbangan perdananya, pesawat Air Asia dengan tipe Airbus A320 nomor penerbangan AK-1234 dari Penang mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada pukul 10.19 WITA, mengangkut sebanyak 77 penumpang. Kemudian pesawat tersebut terbang kembali dari Denpasar menuju Penang pada pukul 10.50 WITA dengan mengangkut 67 orang. General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, Handy Heryudhitiawan mengapresiasi terbukanya rute Penang -Denpasar- Penang. “Kami ucapkan selamat kepada Air Asia atas penerbangan perdana dari Penang menuju Denpasar. Dengan bertambahnya rute tersebut, konektivitas Pulau Bali dengan Malaysia juga bertambah,” katanya. Malaysia merupakan salah satu destinasi dengan jumlah lalu lintas penumpang yang tinggi. Di bulan September terdapat 87.567 Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) yang bertolak dari Kuala Lumpur menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. “Selain itu, Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia juga merupakan salah satu WNA yang paling banyak mengunjungi Pulau Bali sepanjang tahun 2022. Di periode Januari – September 2022, tercatat sebanyak 43.283 WNA Malaysia yang mengunjungi Pulau Bali,” tambah Handy. Saat ini Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai melayani 23 rute Internasional dengan dilayani 25 Maskapai. “Lalu lintas tertinggi di bulan September adalah rute Australia, melayani sebanyak 203.975 penumpang. Diikuti oleh Singapura dengan 152.749 penumpang, dan Malaysia dengan 87.567 penumpang. Dengan bertambahnya rute Penang – Denpasar - Penang, kami harap konektivitas dengan Malaysia akan semakin tinggi dan lalu lintas penumpang Internasional juga meningkat,” tutup Handy.(bpn) Read the full article
Hingga Juli, Bandara I Gusti Ngurah Rai Layani 5 Juta Penumpang
BALIPORTALNEWS.COM, MANGUPURA – Selama periode Januari hingga Juli 2022, PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai telah melayani 5.612.777 Penumpang secara keseluruhan. Jumlah tersebut didorong oleh aktivitas lalu lintas internasional yang kian ramai, serta bertambahnya rute internasional dan domestik. “Selama bulan Juli, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai melayani sebanyak 1.315.200 penumpang secara keseluruhan, atau meningkat sebanyak 18% jika dibandingkan dengan jumlah penumpang di bulan Juni,” Kata General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, Handy Heryudhitiawan. Untuk lalu lintas internasional, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mencatatkan terdapat 518.620 penumpang selama bulan Juli, meningkat hingga 42% jika dibandingkan bulan sebelumnya. Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai juga mencatatkan terdapat 8.517 pergerakan pesawat selama bulan Juli. “Kemudian, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mencatat 796.580 penumpang perjalanan udara domestik atau mengalami peningkatan sebanyak 7% dibandingkan dengan bulan Juni. Sehingga jumlah keseluruhan penumpang yang dilayani Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali pada periode Januari – Juli adalah sebanyak 5.612.777 orang. Jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2021, terdapat persentase kenaikan hingga 220% dimana pada periode tersebut kami melayani 1.756.459 penumpang,” jelas Handy. Lebih lanjut Handy menjelaskan, di bulan Juli pula, pihaknya mendapatkan dua tambahan rute internasional terbaru yaitu Philippine Air Asia menuju Manila, dan Korean Air menuju Incheon. Kemudian terdapat tambahan satu rute domestik di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai yaitu Indonesia Air Asia dengan tujuan Balikpapan. “Tentunya hal tersebut juga menjadi faktor bagi tren kenaikan penumpang internasional dan domestik di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai,” ucapnya. Saat ini, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai melayani 21 rute domestik dan 21 rute internasional. Adapun secara keseluruhan, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai melayani penerbangan ke 12 Negara dengan dilayani 23 Maskapai. Selama bulan Juli, Rute domestik dengan penumpang tertinggi adalah Jakarta dengan melayani 451.791 penumpang. Dilanjutkan oleh Surabaya dengan 115.716 penumpang, dan Makassar dengan 49.001 penumpang. “Rute internasional dengan jumlah penumpang tertinggi selama bulan Juli di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai adalah Australia dengan melayani 195.079 penumpang, kemudian Singapura dengan melayani 128.283 penumpang, dan Malaysia dengan melayani 69.388 penumpang. WNA Australia juga menjadi WNA terbanyak yang memasuki Pulau Bali dengan 83.363 orang. Selanjutnya, tercatat 18.242 Warga Negara India dan 16.056 Warga Negara Inggris datang ke Pulau Bali selama bulan Juli,” ujar Handy. Meskipun jumlah pelaku perjalanan udara di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai terus meningkat, Handy mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap memberlakukan protokol kesehatan khususnya jika berada di Bandara. “Saat ini terdapat beberapa isu kesehatan yang telah menjadi perhatian dunia seperti PMK dan Penyakit Cacar Monyet. Kami tentunya terus melakukan koordinasi secara intensif dengan stakeholder terkait seperti Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Balai Karantina Pertanian, serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan mempersiapkan fasilitas-fasilitas penunjang untuk mencegah penularan penyakit-penyakit tersebut seperti penempatan Thermo Scanner di pintu kedatangan dan keberangkatan, serta peletakan Karpet Disinfektan di setiap pintu masuk dan keluar area penumpang,” jelasnya. “Kami berharap tren kenaikan jumlah pelaku perjalanan udara baik domestik maupun internasional di Pulau Bali dapat terus dijaga oleh semua pihak. Kami optimis target Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai untuk melayani 9 Juta penumpang dapat segera terrealisasi,” tutup Handy.(bpn) Read the full article