Pentingnya belajar tentang Perempuan
Abis lihat konten Mba Nana "Enaknya jadi laki-laki" dengan banyaknya perspektif perempuan tentang laki-laki. Banyak yang dibahas, soal bagaimana di jaman sekarang banyak regulasi yang tidak memihak pada perempuan.
Yah agak merasa diserang karena semua tuduhan itu terasa seperti "wah, kok laki-laki terkesan jahat yah?". Yah banyak pemahaman bahkan budaya yang ada dalam masyarakat kadang terlihat membatasi perempuan bahkan terkesan terlihat menjadikan perempuan sebagai makhluk yang termarginalkan
Sebagai seorang laki-laki dan seorang muslim, saya mendapat solusi dari ketimpangan. Saya tidak bisa berkata bahwa para lelaki yang salah karena mereka mendominasi sistem meritrokrasi sehingga regulasi benchmark dengan standar laki-laki atau perempuan yang terlihat ngelunjak dan terlalu menuntut. (Semoga ini tidak diserang sama SJW atau "F")
Ada hadits dari Rasulullah yang mesti jadi perhatian kita kembali
Nabi bersabda disaat Khutbah Wada', "Aku berwasiat pada kalian agar bersikap baiklah terhadap perempuan."
Ini dalam maknanya. Menyeluruh kita diwasiatkan untuk bersikap baik kepada wanita, bukan hanya muslimah tapi seluruh perempuan. Yang muslim dan yang tidak, yang tua dan yang muda, yang bangsawan atau yang rakyat jelata. Mereka berhak untuk diperlakukan dengan baik.
jadi ketika seorang laki-laki menemukan nenek-nenek di pasar sedang kesusahan menenteng barang bawaannya maka dia wajib untuk membantunya. Atau bila ada regulasi yang memberatkan perempuan maka laki-laki wajib memperjuangkan itu demi melaksanakan wasiat Rasulullah
Maka langkah pertama untuk mengamalkan hadits ini adalah dengan mempelajari perempuan. Sebagai muslim, wajib kita mempelajari perempuan (yah ini bagian paling menantang). Sebagai laki-laki muslim dan sebagai calon suami dan ayah penting untuk mempelajari Fiqih Wanita. Wajib mempelajari cara komunikasi dengan perempuan. Wajib belajar tentang kebutuhan perempuan. Kenapa? yah karena kita laki-laki ditambah karena dia muslim.
Rina Nose dalam video tersebut menanyakan sikap laki-laki yang seperti tidak mengerti perempuan yah karena mungkin laki-lakinya perlu dididik. Dan saya sepakat dengan itu. Banyak dari laki-laki (apalagi di usia saya, 20an ke atas) yang cuma fokus membangun karir dan membangun finansial dan lupa mempelajari kebutuhan perempuan dalam rumah tangga.
Namun yang paling fundamental ialah banyak dari kita yang dididik sebagai laki-laki seutuhnya disaat kecil. Anak laki-laki mestinya distimulan maskulinitasnya sejak kecil. Menumbuhkan jiwa ksatria yang bersedia melindungi Ibu dan saudari-saudarinya. Jika kita dididik sesuai fitrahnya, saya yakin tak ada lagi laki-laki yang berani melukai atau merugikan perempuan, mulai dari ibunya, saudari-saudarinya,