5 Bahan Pintu yang Kerap Menjadi Pilihan Banyak Orang
Pintu adalah furniture yang berfungsi sebagai penyambut sebelum masuk ke bagian dalam rumah atau ruangan. Tidak harus monoton dan datar, Anda bisa mempertimbangkan sejumlah bahan alternatif untuk dibuat pintu. Pastikan bahan pintu yang dipilih itu kuat, indah, efektif, memiliki daya tahan bagus dan pastinya harus sesuai harapan Anda.
Untuk urusan model, tentu di luar sana sudah ada banyak sekali contoh desain pintu yang menarik. Jika ingin memberi sentuhan lebih bagus, bisa juga menambahkan ornamen-ornamen khusus.
Agar pintu Anda berbeda dari pintu kebanyakan yang terkesan monoton, maka jangan ragu untuk mempertimbangkan beberapa bahan pintu. Seperti aluminium, logam, kayu, pintu besi dan sebagainya.
Untuk memahami lebih lanjut, mari disimak pembahasan selengkapnya berikut.
Berbagai Pilihan Bahan Pintu yang Menjadi Favorit Konsumen
1. Aluminium
Sebagai pembuka pembahasan kali ini, kita akan mengulik berbagai macam manfaat aluminium. Beberapa keunggulan yang ditawarkan oleh aluminium antara lain, anti terhadap karat, tahan air, tahan kekuatan angin, lembab dan masih banyak lagi lainnya.
Selain itu, aluminium merupakan bahan yang tahan dari korosi dan membutuhkan perawatan sederhana, tanpa ribet. Pintu masuk yang dibuat dari aluminium juga menghadirkan penampilan cantik dan modis, tidak kalah dari bahan lainnya.
2. Kayu Solid
Sebenarnya, material pintu yang menjadi rekomendasi utama adalah kayu solid. Pasalnya, kayu memiliki kekuatan yang tangguh dan mampu bertahan ditengah-tengah perubahan cuaca. Sebagai contohnya adalah pintu jati.
Selain beberapa kelebihan yang sudah disebutkan sebelumnya, pintu jati ataupun tipe kayu solid lainnya juga tahan terhadap paparan panas matahari yang tidak bisa diprediksi , kelembapan akibat hujan dan korosi disebabkan oleh garam (apabila tinggal di daerah pesisir) juga tidak cepat tergores dan kecipratan noda.
Karena kokoh dalam melindungi rumah, membuat kayu solid menjadi bahan baku pembuatan pintu depan yang paling disukai. Ada berbagai pilihan desain, mulai dari klasik sampai yang bergaya modern.
Penting untuk diingat, bahwasannya merawat pintu kayu membutuhkan aplikasi cat dan pernis secara rutin. Hal ini membuat pintu tidak cepat rusak, tahan dari beragam masalah yang mungkin saja menyebabkan kerusakan.
3. Material Besi
Kehadiran gerbang utama yang dibuat dari material besi dalam balutan desain klasik nan elegan, memang sukses membuatnya menjadi lebih menawan. Setiap ornamen, warna yang dipilih, semua terkesan selaras.
Namun ingat juga, jangan biarkan pintu besi terus menerus terkena air karena bisa membuatnya cepat berkarat. Apabila basah terkena air, segera bersihkan dengan kain lap. Perawatan yang baik tentu bisa membuatnya lebih awet.
Anda bisa memadukan pintu besi dengan aksen batu bata, serta beberapa warna lainnya. Bagaimana, terlihat sangat keren bukan?
4. Kayu Lembut
Model pintu kayu yang bernuansa lembut akan membawa kita kembali ke zaman dulu. Layaknya rumah milik kakek nenek yang ada di pedesaan. Kayu-kayu ini memiliki warna lembut, dipadukan dengan kaca.
Strukturnya begitu kokoh, dengan tambahan besi. Pastinya awet digunakan selama bertahun-tahun. Anda hanya perlu melakukan perawatan secara rutin. Benar-benar seperti kembali ke perumahan era 1900an.
5. Pintu Baja
Tidak kalah populer dari ke-empat bahan pintu diatas, baja juga sering dijadikan gerbang pintu masuk. Pasalnya, baja mempunyai daya tahan terhadap cuaca yang baik. Selain itu, baja memberi kebebasan kepada Anda untuk dipadukan dengan beragam model, sangat fleksibel.
Jangan Lupa Baca: Ingin Beli Furniture? Jangan Lupakan Tips Hemat Berikut
Pintu baja juga mampu menahan suara yang berasal dari luar. Bagaimana, multifungsi banget bukan?
Agar penampilannya lebih menarik, Anda bisa mengecatnya dengan beragam pilihan warna favorit. Cukup melakukan perawatan rutin, baja termasuk sebagai material pintu depan favorit banyak orang.
Setelah memahami lima bahan pintu diatas, manakah yang menjadi pilihan Anda?












