♡

seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from Sweden
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United Kingdom
seen from Philippines

seen from United States
seen from Sweden
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from Romania
seen from Malaysia
seen from United States
♡
jungkook melting under jimin’s touch
Reminiscence of great years with this squad!
3 Juni 2017
aku lagi di daerah deket rumah, di gedebage, bandung. saat itu aku inget banget lagi bareng temen MB aku, sonny dan qeis. sonny lagi cerita kalau dia akan S2 di luar negeri. terus dia bilang kalau pengen survei dulu kampusnya sebelum masuk kuliah. dia nyuruh aku buka maps dan liat kampusnya. pas aku liat, lah, ternyata kampusnya itu sangat dekat dengan rumahku. jalan kaki 15 menit pun sampai.
dan tiba-tiba saja, maps di dalam dunia mimpiku berubah. seolah-olah gedebage itu kota perbatasan, dan langsung berbatasan dengan negara luar. anehnya, nama negara itu adalah Somalia. WHY SOMALIA HAHAHAHAHA. aku juga bingung. padahal sebelum tidur aku ga nonton yang aneh-aneh, yang berhubungan dengan somalia pun engga. yasudahlah.
mumpung dekat, akhirnya aku, sonny, dan qeis memutuskan untuk langsung ke ‘calon’ kampusnya sonny. pas udah mau sampai border (perbatasan antar negara), aku nanya ke qeis, ‘lah kita kan ga bawa passport. passport ku juga abis masa berlakunya’. eh qeis jawab ‘gapapa. kalo ga ada passport, kita bisa bayar langsung di border’.
tiba di border, aku langsung menyiapkan uang. kukira aku akan bayar sekitar 15rb-20rb (yang di dalam mimpi uang segitu tuh wajar untuk masuk ke suatu negara tanpa passport haha). eh ternyata, aku cuma perlu bayar seribu! wkwkwk. katanya, ‘ya namanya juga indonesia. semua bisa murah’.
welcome to somalia (boongan)! hahahahaha. percayalah itu hanya namanya aja somalia, tapi penampakannya cem kuala lumpur gitu. kotanya cukup rapi dan banyak turis. banyak street food berjejer. banyak turis asing maupun lokal lagi duduk-duduk sambil makan cemilan yang mereka beli.
setelah jalan kaki agak jauh, akhirnya kami sampai di ‘calon’ kampusnya sonny. sonny langsung masuk ke dalam, sedangkan aku memilih untuk diam di luar saja. qeis? entahlah dia kemana hehe.
scene ini berhenti sampai sini. saatnya memasuki scene 2.
sejak saat itu, aku lumayan sering ke negara tetangga tersebut. hanya butuh seribu untuk menembus border, kenapa tidak? apalagi, aku menemukan tempat makan yang enak banget di ‘somalia’ gadungan ini. nama makanannya mie aceh. LAH? MAKIN RANDOM WKWKWK. nama negaranya somalia, kotanya kayak Kuala Lumpur, tapi makanannya makanan aceh xD
beberapa kali diperlihatkan scene dimana aku ke tempat makan ini bareng keluarga. aku ingat ada teteh dan kakak yang menemani aku makan disana. terus pernah juga aku makan ditemenin sama inggit, sahabat aku di MB. sayangnya, aku kurang ingat scene ini jadi ga bisa cerita dengan detail.
yak, mari lanjut scene 3.
aku mendapat undangan nikahan dari orang kantor. undangan dari mas rully (temen kantor, anak QS). bukan mas rully yang nikah, tapi malah anaknya mas rully hahaha. aku inget banget sempet ada percakapan sama anak kantor entah siapa (mukanya ga keliatan). aku bilang ‘lah mas rully umurnya berapa sih? kok anaknya udah mau nikah aja’. temenku menjawab ‘ya orang-orang kantor kan banyak yang mukanya menipu’. haha betul juga.
scene berubah lagi. aku sekarang lagi menuju tempat kondangannya, sendirian. hanya berbekal nama alamat dan maps, aku pun berjalan kaki perlahan takut rumahnya terlewat (btw, acaranya di rumah mas rully nya sendiri). aku lumayan ingat suasana perumahan disana. kalau aku liat sih, tempatnya kayak di pondok indah atau kayak di pesona depok, yaaaa kawasan yang cukup elit lah. di sebelah kanan berjejer beberapa rumah saja karena 1 kavling rumah aja lebarnya bisa sampai 30-40 meter. setiap rumah pasti memiliki halaman yang sangat luas dan juga hijau. rumahnya sendiri bukan kayak kastil-kastil gitu kok. beberapa rumah hanya 1 lantai saja, sisanya 2 lantai. walau begitu, rumahnya terlihat sangat asri. oiya disebelah kiri jalan hanya berupa tembok tinggi yang sudah dipenuhi oleh tanaman merambat. mungkin tembok ini adalah tembok belakang rumah dari jalan sebelah. temboknya lumayan tinggi, kira-kira 3 meter. dari atas tembok mencuat ranting-ranting berdaun lebat dari balik tembok.
duh ngejelasinnya lumayan detail ya haha. ya gimana ya, soalnya suasana saat itu bener-bener terbayang dengan jelas, apalagi bagian rumahnya. aku yakin sebetulnya rumah-rumah yang ada disana itu merupakan hasrat terpendam aku yang pengen banget punya rumah dengan halaman luas hehe.
back to story, ternyata aku ga kunjung menemukan rumah mas rully. jalan yang aku tempuh sudah lumayan jauh, suasananya pun sudah mulai berubah seolah-olah sudah berbeda daerah. saat ini aku dihadirkan dengan suasana yang agak gersang. gersang disini bukan karena tanahnya coklat dan tandus. gersang disini tuh karena suasananya ga ada hijau-hijaunya kayak yang sebelumnya. sebelah kiri hanya berupa dinding concrete, mungkin batas kompleks perumahan. sebelah kanan terdapat beberapa rumah kecil yang sudah dialih-fungsikan menjadi kios-kios. untungnya, jalannya lebar dan teraspal dengan sangat baik, jadi tidak menambah suasana gersang yang ada.
di ujung jalan aku bertemu ratih, temen 1 arsi dan juga 1 kantor aku yang dulu. setelah basa basi, aku nanya ke ratih ‘kamu ke nikahan anaknya mas rully juga?’. agak aneh sih aku nanya ini, seolah-olah menganggap ratih juga kenal mas rully padahal ga sekantor. tapi entah kenapa, di mimpi ratih kenal mas rully.
‘ga dateng cup. aku mau ketemuan sama temen. yuk ikut.’
akhirnya aku menyerah untuk mencari rumah mas rully dan ikut sama ratih.
entah kenapa, ujung-ujungnya tempat makan yang dituju adalah tempat makan di daerah rumah aku, gedebage. waktu itu aku kenalan sama beberapa temennya ratih yang tentu saja ga aku kenal. setelah basa basi, akhirnya aku tau kalau mereka disini cuma karena jam istirahat kantor aja, selesai makan mereka langsung balik kerja (ga usah ngomongin saat itu hari apa ya. namanya juga mimpi, harinya udah ketuker-tuker hehe).
pas melihat menu makanan yang dipesen sama temennya ratih, aku langsung bilang, ‘eh, kamu suka mie-mie-an? kalian punya waktu kosong yang panjang ga? aku tau tempat makan yang enak banget, tapi agak jauh dari sini.’ tempat makan yang aku rekomen tentu saja tempat makan mie aceh yang letaknya di somalia gadungan sebelumnya. di mimpi aku excited banget ngajak mereka-mereka-yang-notabenenya-baru-kenal-semenit-yang-lalu buat ke somalia hahaha. sayangnya, karena mereka harus balik kerja tadi, mereka menolak ajakan aku. tentu aja aku ga bisa maksa mereka.
‘oke. tapi kalo kalian ada waktu senggang, kalian bisa hubungi aku. aku akan temenin ke tempat makan enak itu.’ ucapku.
dan… aku pun terbangun :P
(pernah di post di http://chupauchups.tumblr.com/post/161459404134/mimpi)
keeping my fingers crossed! turn up!!!!!
P.S: good bye to my tumblr dashboard cause i need to get back to ‘reality’ :’‘
Anak snare + sabda yang kesenengan sok2an main split (padahal splitnya se-bar2) wahahaha ❤️❤️ #MBWG #marching #band #snare #drum #happy
No Place for Gloomy Faces
Congrats MBWG!! So Proud of You!!