Kajian semalam tenyata cukup membekas di otakku untuk mengingatnya.
HIJRAH COVER
Ya, aku menamainya Hijrah cover. Hijrah yang hanya tampak di luarnya saja, tapi tak diikuti dengan niat dan aksi yang sungguh-sungguh. Dan nyatanya aku termasuk di dalamnya. Iya, aku termasuk di dalamnya.
Lisan ini terlalu sering berkata ‘’Aku hijrah, hijrah dan hijrah’’ Ah ternyata sikapku tetap gitu-gitu aja.
Ya begitulah terlalu banyak ungkapan yang sebenarnya bisa untuk menggambarkan isi hati yang belum bisa baik ini. Aku pun malu dan muak pada diri sendiri, karena belum bisa menjadi teladan untuk orang-orang sekitar, bahkan untuk orang-orang terdekatku.
ini adalah salah satu tempat favorit di kota ini (bagiku), tempat dimana aku menemukan kesejukan untuk merefresh isi kepala dan isi hati ini. Tempat dimana aku bisa bisa menatap wajah-wajah mereka yang tampak penuh kedamaian. Wajah-wajah yang khusuk beribadah dan melantunkan Doa kepadaNYA. Aku pingin seperti mereka, hijrah secara toralitas, bukan Hijrah Cover semata.









