Coba aja paham
Terkadang bahagiaku tidak melulu tentang kebahagiaan itu sendiri. Terkadang “Ia” menjelma menjadi perasaan yang teramat sangat pedih. “Ia” bisa juga berupa kehilangan (entah itu apa), atau apapun itu yang se-kiranya menyakitkan...
aku tetap berlapang dada karena “Mereka” semua hanya jelmaan ...
- Satu garis














