Rohingya berdarah lagi ! 😭
Genosida atas Muslim Rohingya masih berlangsung meski dunia mulai mengutuknya. Gemuruh pembelaan umat Islam mulai lantang terdengar tapi tak menyurutkan langkah pembantai berdarah dingin itu. Di antara berkecamuknya perang, ada seorang perempuan yang tegak berdiri dengan tatapan dingin.
Entah apa yang ada di kepala perempuan yang pernah mendapat tepukan tangan para pecinta perdamaian. Ratap tangis para ibu, jeritan perempuan yang jadi korban pemerkosaan, anyir darah anak-anak yang turut jadi korban, tak mampu meluluhkan hatinya. Duhai, gerangan dari apa terbuat hatinya? Aung San Suu Kyi, mendadak kami melihatmu seperti iblis. Iblis yang menari di atas lautan darah saudara kami.
Ia adalah perempuan, dan ia adalah bukti bahwa tak selamanya perempuan berlembut hati.
Saksikanlah, Suu Kyi! Dunia terus berputar, Robb kami tak buta dan tak tuli. Jika kini kau masih bisa menari, itu adalah atas kehendak-Nya. Namun suatu saat nanti, Jika bukan hayahi yang menyapamu mungkin kaupun akan terkulai dan mati, atas kehendak Robb kami pula.. Sedangkan perempuan-perempuan itu, saudari kami yang kau siksa karena keimanannya, kau injak harga dirinya, maka kematian bagi mereka adalah awal dari kemenangan abadi.
Dan jika Robb kami menghendaki, kelak kau kan saksikan panji-panji kami menjulang ke angkasa. Pasukan jihad yang mengular tak terputus akan mendatangimu, membebaskan saudara kami dari tangan busukmu. Dan kau akan kalah dengan kehinaan. Karena Robb kami menjanjikan kemenangan, dan kami percaya… Kami percaya..
Lalu Untuk mu Para Manusia ?
Para penyeru takbir dibakar, anak-anak telantar, tidak sakit hatikah?
Mereka dikepung bahaya, masih pantaskah kita mengeluh atas segala nikmat yg ada ?
Ujian kita tiada Apa-Apanya di banding Mereka ?
Ketahuilah, mereka senantiasa menantikan do'a-do'a kita. 😇
.
.
مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ، وَتَعَاطُفِهِمْ، وَتَرَاحُمِهِمْ، مَثَلُ الْجَسَدِ، إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى
“Perumpamaan kaum mukmin dalam sikap saling mencintai, mengasihi dan menyayangi, seumpama tubuh, jika satu anggota tubuh sakit, maka anggota tubuh yang lain akan susah tidur atau merasakan demam.” [HR. Muslim]
.
.
Dont stop for Pray to Rohingya 💕