Perihal Menikah
Bukan terburu untuk melangsungkan akad nikah, tapi tentu ada banyak faktor yang membuatnya menghambat, atau bisa jadi disegerakan.
Perihal menikah, bukan berarti sudah cukup umur, sudah ada penghasilan, sudah banyak baca buku, sudah merasa mampu untuk membina rumah tangga, tapi ini tentang ibadah. Ibadah yang akan dilakukan sepanjang hidup, bersama.
Ada yang ditakdirkan menikah cepat, ada pula yang lama. Ada yang langsung dikaruniai anak, ada yang sampai mengusahakan dengan bioteknologi. Ada yang rukun senyum ceria sepanjang hari, ada yang setiap hari tak bersapa.
Menikah tidak semudah itu. Ini ibadah.
Ada banyak hal yang perlu disiapkan, yang tentunya bisa dan mudah untuk dilaksanakan bahkan disegerakan. Maka, menunda menikah dengan alasan mempersiapkan diri bukanlah alasan yang bijak jika setiap hari masih ikhtiar tidak bersambut doa.
Ibadah juga dibarengi berkah, maka setiap pelaksanaannya harus melibatkan Allah, dalam ikhtiar dan doanya.
Menunggu dan mempersiapkan bukan berarti berdiam lelah, tapi terus bergerak mengharap ridho Allah.













