seen from Germany
seen from Germany

seen from Malaysia
seen from Japan
seen from United States
seen from United States
seen from China
seen from United States

seen from Serbia

seen from United States

seen from Malaysia
seen from T1

seen from T1

seen from Australia
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from Brazil
seen from France
Vandaag is het #warmetruiendag en houden we ons aan het motto: 'verwarm jezelf, niet de wereld'. Doen jullie allemaal mee? Met de verwarming 1 graad lager, besparen we maar liefst 6% CO2 en 6% energie. Samen hebben we impact! En natuurlijk heerlijk weer ernaast☀️ #warmetruiendag #warmetrui #mileu #klimaat #duurzaamheid #klimaatverbondnederland #bewustwording #opwarmingaarde #verwarming #verwarmingomlaag https://www.instagram.com/p/Bt5QUWVg0se/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=zbtp8ac9h82c
Klimaat verbetering
Auto gebruik
veel mensen gebruiken de auto om naar hun werk te gaan of om een boodschapje te doen. Ze vervoeren zich zo gemakkelijk mogelijk naar hun bestemming. Sommige mensen hebben niet door hoe slecht een auto wel niet is voor het milieu of doen er niets mee.
Door dat veel mensen zich vervoeren met de auto is er veel CO2 uitstoot.
Om dit te voorkomen kun je bijvoorbeeld de fiets pakken of het openbaar vervoer. Er kan natuurlijk ook gebruik gemaakt worden van een elektrische auto
Wanneer de meeste mensen het openbaar vervoer gebruiken worden er dus veel minder auto’s gebruikt en is dat automatisch beter voor het milieu.
Aan mijn medestudente Chantal brons vroeg ik een aantal vragen
1. Wat vind jij van het vele gebruik van de auto? Daarop zei ze: Ik snap dat het veel gebruikt wordt mensen moeten natuurlijk van A naar B reizen en dan natuurlijk zo makkelijk mogelijk. Ook al is dat niet goed voor het milieu.
2. Hoe zou jij reizen als de auto even geen mogelijkheid is? Ik zou gewoon mijn fiets pakken maar als ik echt ver moet pak ik de bus of de trein.
3. Wat vind je van de elektrische auto? Het is een goed idee natuurlijk omdat het ook een stuk beter is voor het milieu. Alleen duurt het opladen van zo’n auto wel lang dat is wel een nadeel.
PENYEBAB GANGGUAN PSIKIS : MULTIKAUSAL (# 3)
3. Faktor Mileu dan Keluarga
Faktor sosial paling utama yang memberikan pengaruh-pengaruh predisposional psikotis kepada anak-anak dan orang muda adalah keluarga. Yaitu bentuk keluarga yang sebagai berikut:
Keluarga dengan ayah-ibu yang tidak mampu berfungsi sebagai pendidik.
Tidak berfungsinya keluarga sebagai lembaga psiko-sosial. Orang tua tidak sanggup mengintegrasikan anaknya dalam keutuhan keluarga, masing masing tercerai-berai, hidup atomistis bagai atom-atom yang tercecer.
Selanjutnya, bentuk keluarga yang memprodusir anak-anak neurotis biasanya memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
Dituntut kepatuhan total anak.
Dominasi dan kekuasaan mutlak atau sikap otoriter orang tua.
Pengaruh ayah yang bertentangan dengan pengaruh ibu.
Pola hidup orang tua yang berantakan.
Pengaruh keluarga yang pasti bisa merugikan atau merusak anak dan mengakibatkan munculnya gejla neurotis dan psikotis diantaranya:
Sikap bermusuhan dan agresifitas yang destruktif.
Relasi emosional yang membingungkan.
Orang tua, baik satu pihak maupun keduanya, sering berpikir, merasa, dan berbuat tidak logis, tidak rasional dan tidak riil.
Dependensi dan identifikasi secara total (absolut) kepada salah satu atau kedua orang tuanya, yang kemudian berbenturan dengan keinginan anak untuk menjadi mandiri dan melawan berkemauan sendiri.
Perkembangan jiwa yang sehat itu hanya bisa berlangsung apabila keluarga dan mileu bisa menyajikan situasi :
Anak dibiasakan belajar bertanggung jawab, dan belajar mengemukakan jalan hidupnya sendiri.
Orang tua bersikap toleran terhadap ledakan impuls-impuls dan emosi-emosi anaknya, dan bisa memberikan bimbingan penyalurannya.
Diusahakan adanya proses idetifikasi anak terhadap orang tua yang sehat sifatnya. Identifikasi ini bisa memperkokoh perkembangan Aku, dan membentuk kepribadian anak.
Orang tua harus selalu membimbing dan mendorong agar anak-anaknya mampu menentukan sikap, membuat rencana hidup serta memilih arah tujuan finalnya.
Orang tua selalu memberikan contoh sikap hidup yang baik.
Daftar pustaka: Kartini Kartono, Patologi Sosial, Bandung, 1981.