PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah mencatat sebanyak 162 kejadian bencana terjadi sejak 1 Januari hingga 12 April 2026. Dari jumlah tersebut, b
PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah mencatat sebanyak 162 kejadian bencana terjadi sejak 1 Januari hingga 12 April 2026. Dari jumlah tersebut, bencana hidrometeorologi seperti banjir dan cuaca ekstrem masih mendominasi wilayah ini.
Hal itu disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maemoen saat menerima Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII DPR RI di Gedung A Kantor Gubernur Jateng, pada Rabu (22/4/2026).
Ia menyatakan, Pemprov Jateng berkomitmen untuk terus memperkuat sistem penanggulan bencana secara komprehensif mulai dari tahap pra bencana, saat tanggap darurat, hingga pasta bencana.
“Kami juga melakukan langkah-langkah strategis. Baik yang dilakukan oleh Pemprov maupun Pemkab/Pemkot,” kata dia.
Penguatan logistik kebencanaan
Upaya-upaya yang dilakukan saat terjadi bencana di antaranya penguatan logistik kebencanaan guna memastikan ketersediaan dan distribusi bantuan yang cepat dan tepat saat terjadi kebencanaan. Selain itu juga peningkatan kapasitas daerah baik dari sisi sumber daya manusianya maupun sarana dan prasarana penanggulangan bencana.












