
seen from Australia

seen from Germany

seen from Malaysia

seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from Brazil
seen from China

seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States
seen from Brazil

seen from Sweden

seen from Malaysia

seen from Germany

seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from Yemen

seen from Malaysia

seen from Malaysia
Even in the sunniest day,...
I think of death. Everyone has a final deadline of life. Deadline to death. We are all dying. Is it really end of something a start of something else? I wish it was.
I always wish any type of apocalypse could happen. I could die during it, I could not. I want to live in the post-apocalypse world where everything loses its orders, where everyone shows their true selves and core values, no more phoney, no more pretending. We'll live by the code of nature. Money and social-status worth nothing. All problems disappear, sure the new ones will come, but we'll all have a new start. I love watching the world burns. I love chaos. It is not different from this present, but more explicit and revealing. I enjoy killing hopes or watching people hopes and dreams collapse. As may times, I see anyone being motivated, inspired, dreaming and hoping, which is actually fooling and killing them, I tell them the ugly naked truth. That's why no one likes me. I am waiting to see them killing for a bow of soup or a bottle of water. That amuses me. People think of it as a nightmare, but it's my heaven.
Yes, I shift toward pessimism, but I am a realist. I know there are always a silver lining, but maybe I am a devil myself.
tattoos to do #MyPen #MyTattoo #Mysense
Dad is A Powerfull Man
Ayah ingin anak-anaknya punya lebih banyak kesempatan daripada dirinya, menghadapi lebih sedikit kesulitan, lebih tidak tergantung pada siapapun - dan (tapi) selalu membutuhkan kehadirannya. Ayah membiarkan kamu menang dalam permainan ketika kamu masih kecil, tapi ia tidak ingin kamu membiarkannya menang ketika kamu sudah besar. Ayah tidak ada di album foto keluarga, karena ia yang selalu memotret. Ayah selalu tepat janji! Ia akan memegang janjinya untuk membantu seorang teman, meskipun ajakanmu untuk pergi sebenarnya lebih menyenangkan. Ayah selalu sedikit sedih ketika melihat anak-anaknya pergi bermain dengan teman-teman mereka karena ia sadar itu adalah akhir masa kecil mereka. Ayah mulai merencanakan hidupmu ketika tahu bahwa ibumu hamil (mengandungmu), tapi begitu kamu lahir, ia mulai membuat revisi. Ayah membantu membuat impianmu jadi kenyataan bahkan ia pun bisa meyakinkanmu untuk melakukan hal-hal yang mustahil, seperti berenang di air setelah ia melepaskanya. Ayah mungkin tidak tahu jawaban segala sesuatu, tapi ia membantu kamu mencarinya. Ayah mungkin tampak galak di matamu, tetapi di mata teman-temanmu ia tampak baik dan menyayangi.
Ayah lambat mendapat teman, tapi ia bersahabat seumur hidup.
Ayah benar-benar senang membantu seseorang, tapi ia sukar meminta bantuan. Ayah di dapur. Membuat memasak seperti penjelajahan ilmiah. Ia punya rumus-rumus dan formula racikannya sendiri, dan hanya ia sendiri yang mengerti bagaimana menyelesaikan persamaan-persamaan rumit itu. Dan hasilnya? mmmmhhh… “tidak terlalu mengecewakan” Amazing
Ayah mungkin tidak pernah menyentuh sapu ketika masih muda, tapi ia bisa belajar dengan cepat. Ayah paling tahu bagaimana mendorong ayunan cukup tinggi untuk membuatmu senang tapi tidak takut. Ayah akan sangat senang membelikanmu makanan selepas ia pulang kerja, walaupun dia tak dapat sedikitpun bagian dari makanan itu Ayah selalu berdoa agar kita menjadi orang yang sukses di dunia dan akhirat, walaupun kita jarang bahkan jarang sekali mendoakannya Ayah akan memberimu tempat duduk terbaik dengan mengangkatmu dibahu, ketika pawai lewat. Ayah tidak akan memanjakanmu ketika kamu sakit, tapi ia tidak akan tidur semalaman, siapa tahu kamu membutuhkannya. Ayah menganggap orang itu harus berdiri sendiri, jadi ia tidak mau memberitahumu apa yang harus kamu lakukan, tapi ia akan menyatakan rasa tidak setujunya. Ayah percaya orang harus tepat waktu. karena itu ia selalu lebih awal menunggumu. Ayah itu murah hati, Ia akan melupakan apa yang ia inginkan, agar bisa memberikan apa yang kamu butuhkan.
Ia menghentikan apa saja yang sedang dikerjakannya, kalau kamu ingin berbicara Ia selalu berfikir dan bekerja keras untuk membayar spp mu tiap semester, meskipun kamu tidak pernah membantunya menghitung berapa banyak kerutan di dahinya Ayah mengangkat beban berat dari bahumu dengan merengkuhkan tangannya disekeliling beban itu Ayah akan berkata "tanyakan saja pada ibumu” Ketika ia ingin berkata "tidak” Ayah tidak pernah marah, tetapi mukanya akan sangat merah padam ketika anak gadisnya menginap di rumah teman tanpa izin Dan ia pun hampir tidak pernah marah, kecuali ketika anaknya kepregok menghisap rokok. Ayah mengatakan: "tidak apa-apa mengambil sedikit resiko asal kamu sanggup kehilangan apa yang kamu harapkan” Pujian terbaik bagi seorang ayah adalah ketika ia melihatmu melakukan sesuatu hal yang baik persis seperti caranya Ayah hanya akan menyalamimu ketika pertama kali kamu pergi merantau meningalkan rumah, karena kalau ia sampai memeluk mungkin ia tidak akan pernah bisa melepaskannya. Ayah tidak suka meneteskan air mata, ketika kamu lahir dan ia mendengar kamu menangis untuk pertama kalinya, ia sangat senang sampai-sampai keluar air dari matanya (ssst..tapi sekali lagi ini bukan menangis) Ketika kamu masih kecil, ia bisa memelukmu untuk mengusir rasa takutmu, ketika kau mimpi akan dibunuh monster, tapi ternyata ia bisa menangis dan tidak bisa tidur sepanjang malam, ketika anak gadis kesayangannya di rantau tak memberi kabar selama hampir satu bulan. Ayah pernah berkata : “kalau kau ingin mendapatkan pedang yang tajam dan berkualitas tinggi, Janganlah mencarinya dipasar apalagi tukang loak, tapi datang dan pesanlah langsung dari pandai besinya. begitupun dengan cinta dan teman dalam hidupmu, jika kau ingin mendaptkan cinta sejatimu kelak, maka minta dan pesanlah pada Yang Menciptakannya” Untuk masa depan anak lelakinya Ayah berpesan: "jadilah lebih kuat dan tegar daripadaku, pilihlah ibu untuk anak-anakmu kelak wanita yang lebih baik dari ibumu, berikan yang lebih baik untuk menantu dan cucu-cucuku, daripada apa yang yang telah ku beri padamu” Dan untuk masa depan anak gadisnya ayah berpesan : “jangan cengeng meski kau seorang wanita, jadilah selalu bidadari kecilku dan bidadari terbaik untuk ayah anak-anakmu kelak! laki-laki yang lebih bisa melindungimu melebihi perlindungan Ayah, tapi jangan pernah kau gantikan posisi Ayah di hatimu” Ayah lebih bangga pada prestasimu, daripada prestasinya sendiri dan ayah bersikeras, bahwa anak-anakmu kelak harus bersikap lebih baik daripada kamu dulu…. Ayah bisa membuatmu percaya diri, karena ia percaya padamu… Ayah tidak mencoba menjadi yang terbaik, tapi ia hanya mencoba melakukan yang terbaik. Dan terpenting adalah… Ayah tidak pernah menghalangimu untuk mencintai Tuhan, bahkan ia akan membentangkan seribu jalan agar kau dapat menggapai cintaNya, karena ia pun mencintaimu karena cintaNya.