🤙😎🤩 #Repost @padiband • • • • • Mulai 17 Juli setiap jumat Sobat! #Netmediatama #PadiReborn #sangpenghiburhati https://www.instagram.com/p/CCi2mXcpJww/?igshid=db2cp8xi53hv

seen from Singapore
seen from Dominican Republic

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Canada

seen from Singapore
seen from South Korea

seen from United Kingdom

seen from United States
seen from China

seen from Brazil

seen from United States

seen from Brazil

seen from Brazil
seen from Brazil
seen from Indonesia
seen from United States
seen from China
seen from China
🤙😎🤩 #Repost @padiband • • • • • Mulai 17 Juli setiap jumat Sobat! #Netmediatama #PadiReborn #sangpenghiburhati https://www.instagram.com/p/CCi2mXcpJww/?igshid=db2cp8xi53hv
🤙😎🤩 #Repost @padiband • • • • • Pasti udah pada kagak sabar yee?! #SangPenghibur #netmediatama #PadiReborn https://www.instagram.com/p/CCi2L4Bp_Xb/?igshid=1a6r28twnqn6c
🤙😎🤩 #Repost @padiband • • • • • Kalo abis mandi segeran yah, alias SEGERA! #SangPenghibur #PadiReborn #Netmediatama https://www.instagram.com/p/CCi1631JNqV/?igshid=mbjchb8h3utm
Viral Pria Bawa Balok Pukul Wanita Sedang Salat di Masjid Samarinda
Inanews - Beredar seorang pria memukuli wanita sedang salat di masjid. Pukulan pria itu membuat si wanita tampak sempoyongan. Sejumlah warga Samarinda ramai membicarakan pelaku menggunakan penutup kepala seperti kopiah dan membawa balok. Wanita itu dipukul sebanyak dua kali. Di bagian tengkuk kepala belakang, dan di bagian wajah sebelah kiri. Kejadian itu disebutkan terjadi di Masjid Al Istiqomah, Jalan Pangeran Antasari, Samarinda. Inanews.cc mencoba memastikan kebenaran video itu ke pengurus Masjid Al Istiqomah. Kejadian itu benar dan kini ditangani kepolisian. "Kejadiannya benar, di Masjid Al Istiqomah ini, hari Sabtu (29/12) siang kemarin. Kalau dari rekaman CCTV, kejadiannya jam 14.40 Wita. Sepertinya korban lagi salat Zuhur," kata Ketua Pengurus Masjid Al Istiqomah, Elansyah, ditemui Sabtu (29/12). Kejadian itu diketahui setelah korban berteriak meminta tolong, hingga di dengar warga sekitar belakang masjid. Pelaku diketahui Muhammad Juhairi. Sejak tiga hari ini, dia menumpang tinggal di masjid tersebut "Pelaku ini sudah 3 hari ini tinggal di masjid ini, berbaur dengan warga. Bahkan ikut ngepel lantai. Nah, setelah kejadian itu, dia ini kabur, tidak terlihat lagi di masjid," ujar Elansyah. "Ibu yang sedang salat itu dipukul 2 kali. Sebelumnya, taruh tas dalam masjid, lalu wudhu. Sempat sempoyongan setelah dipukul balok panjangnya 7 cm, dan kita bawa ke rumah sakit. Tapi Allah melindunginya. Kata dokter, tulang tengkorak belakangnya tebal. Kalau tidak, minimal pingsan setelah dipukul balok," tambahnya. Siang ini, pukul 12.30 Wita, korban yang diketahui bernama Merrisa Ayu Ningrum (20) resmi melapor kejadian yang terekam video itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Samarinda dan memberikan keterangan di ruang penyidik Satreskrim. Keluarganya sementara ini enggan memberikan penjelasan kepada wartawan. "Nanti dulu ya," sebut pendamping Merrisa. "Polsek Samarinda Ulu dan Polsek Sungai Kunjang sedang mencari orang yang dimaksud," kata Kapolsek Sungai Kunjang, Kompol I Ketut Gede Suardana, saat dikonfirmasi. Read the full article
Empat Kapal Motor Dikerahkan untuk Evakuasi Warga Pulau Sebesi dan Sebuku
Inanews - Tim evakuasi siapkan empat Kapal Motor (KM) untuk mengevakuasi seluruh warga pulau Sebesi dan Sebuku, Kabupaten Lampung Selatan, pada Rabu (26/12). Informasi tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol. Sulistyaningsih, Rabu (26/12/2018). “Empat Kapal Motor akan digunakan untuk mengevakuasi sebanyak 947 warga dari Pulau Sebesi dan 50 orang dari Pulau Sebuku,” kata Sulistyaningsih. Empat Kapal Motor, yang akan mengevakuasi yakni, KM Jembio, KM Trisula, KM Sabuk Nusantara, dan KM Jatra III. “Pengangkutan akan difokuskan pada KM Jatra III dan Sabuk Nusantar, Sedangkan KM Trisula dn Jembio digunkan untuk mengangkut warga dari Pelabuhan ke KM Jatra III dan KM Sabuk Nusantara. Saya menghimbau warga Sebesi dan Sebuku tetap tenang menunggu penjemputan,” ungkapnya. Read the full article
BPBD Serang: Banyak Jenazah Korban Tsunami Dibawa Keluarga Tanpa Lapor
Inanews - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang menyebut, banyak jenazah korban tsunami Selat Sunda yang dibawa pihak keluarga tanpa melapor ke Tim SAR gabungan. Peristiwa tersebut terjadi pada hari pertama hingga kedua pasca tsunami. "Kemarin kan banyak dari hari pertama sampai hari kedua itu banyak banget ambulans mondar-mandir. Itu ambulans dari pihak keluarga. Mereka bawa ambulans sendiri. Jadi mereka ikut nyari, begitu ketemu langsung diangkut, nggak ada laporan," kata Koordinator Pusdalpos BPBD Kabupaten Serang, Jhony Erwangga saat dikonfirmasi Inanews.com, Selasa (25/12/2018). Data sementara BPBD Kabupaten Serang sampai dengan pukul 06.00 WIB, 25 Desember 2018, masih ada 47 orang hilang, 19 orang tewas, dan 26 orang luka-luka. Namun, menurut Johny, data tersebut bisa berubah karena ada jenazah yang diambil tanpa laporan. "Bahkan, bisa jadi yang 47 orang hilang ini pun ada di antaranya yang sudah ditemukan, ada yang belum konfirmasi," ujarnya. Jhony menuturkan, peristiwa jenazah dibawa pihak keluarga tanpa laporan juga dibenarkan oleh Basarnas. Namun, jumlah jenazah yang diambil tanpa laporan belum terdata. "Koordinator Wilayah I garis pantai Anyer-Panimbang dari Basarnas memberikan keterangan bahwa benar ada beberapa penemuan yang langsung dibawa sama masyarakat, belum sempat kita data," jelasnya. Sebelumnya, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, ada sekitar 400 orang meninggal dunia akibat tsunami Selat Sunda. Ada belasan ribu orang yang mengungsi. "429 orang meninggal, 1.485 orang luka-luka, 154 orang hilang, 16.082 orang mengungsi," terang Sutopo di kantornya, Jakarta, Selasa (25/12/2018). Read the full article
67 Jasad Ditemukan di Horel Mutiara Carita dan 50 Jasad di Tanjung Lesung
Inanews - Bencana tsunami yang meluluhlantahkan sejumlah bangunan hotel dan penginapan di tempat obyek wisata Pantai Anyer di Kabupaten Serang hingga Pantai Carita di Kabupaten Pandeglang mengakibatkan 139 korban meninggal dunia. Angka kematian diperkirakan akan terus bertambah seiring masih banyaknya korban yang belum ditemukan. Kasubdit Penmas Polda Banten Kompol Jajang Mulyana mengatakan korban tewas tercatat di Tanjung Lesung 50 jiwa dan ratusan korban belum ditemukan. Sementara di Hotel Mutiara Carita ditemukan korban meninggal dunia 67 jiwa serta puluhan lainnya masih berada di dalam reruntuhan bangunan dan lebih dari 600 orang luka-luka. “Di dua lokasi ini jumlah korban terbilang cukup banyak dan pencarian masih dilakukan dengan menggunakan alat berat. Diduga korban masih tertimbun reruntuhan,” ungkap Kompol Jajang kepada wartawan di Posko Puskesmas Carita, Minggu (23/12/2018). Jajang menjelaskan dari 260 korban rombongan PT PLN yang menginap di Tanjung Lesung, baru 47 korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, 213 lainnya belum ditemukan. Menurut Jajang, seluruh mayat korban tsunami dikumpulkan di Puskesmas Carita dan Cinangka untuk diidentifikasi. Dikatakan Jajang, jenazah yang berhasil dikenali oleh pihak keluarga langsung bisa dibawa pulang sedangkan yang belum diketahui akan dilarikan ke RSUD dr Drajat Prawiranegara di Kota Serang. “Mayat yang belum teridentifikasi akan kita bawa ke RSUD Serang, sedangkan yang dikenali pihak keluarga bisa dibawa pulang,” katanya. Read the full article
Owhhhh hellooooo @taylorswift (This was an interview of @haileesteinfeld in Indonesia Choice Award) #taylorswift #breakoutnet @netmediatama #netmediatama