Thank you @healthguard.ph 😘 #avichewearableairpurifier #newessentials #newnormal #airionizer https://www.instagram.com/p/CGo974MskPF4mf6vaq84fGaRVioEie9S1TAzUU0/?igshid=17svq8rds0hor
seen from Malaysia
seen from United Kingdom

seen from United States

seen from Brazil
seen from Thailand
seen from Thailand

seen from Australia

seen from Thailand
seen from China
seen from United States
seen from China
seen from Singapore

seen from United States
seen from United States
seen from France
seen from United Kingdom
seen from China
seen from United States
seen from United States
seen from Thailand
Thank you @healthguard.ph 😘 #avichewearableairpurifier #newessentials #newnormal #airionizer https://www.instagram.com/p/CGo974MskPF4mf6vaq84fGaRVioEie9S1TAzUU0/?igshid=17svq8rds0hor
New Essentials
Bismillahirrahmanirrahiim.
Pengen berbagi sekilas tentang new essentials di era new normal. Jujur, aku khawatir berlebihan saat keluar rumah ataupun saat pak suami kerja di luar rumah. Di rumah, aku selalu mempersiapkan “alat tempur” buat keluar rumah. Nggak hanya barang-barang apa aja yang dibawa, tapi juga beberapa kebiasaan yang wajib dilakukan sepulang dari luar rumah maupun saat menerima sesuatu dari luar rumah.
New essentials apa saja yang dibawa pak suami kerja?
1. Tentu saja masker. Paling sering pakai masker kain minimal dua lapis. Tak lupa juga nyiapin masker cadangan yang aku simpan di tepak kain. Kalau durasi di luar rumahnya lebih dari delapan jam, aku biasanya nyiapin minimal dua masker cadangan yang disimpan di dua tepak kain berbeda. Jadi, masker yang kotor bisa dengan mudah langsung disimpan di tepak kain, tanpa mengotori masker cadangan yang masih bersih.
Ohya, setelah dipakai, masker kain dicuci dan selalu dijemur di area yang kena sinar matahari. Setelah itu, aku setrika lalu disimpan di kotak penyimpanan di lemari. Aku sarankan, untuk dua orang di rumah, seperti aku dan pak suami, minimal punya lebih dari 10 masker kain dan minimal 2-3 tepak kain (atau kantong lain sejenis).
2. Handsanitizer. Selalu sedia handsanitizer di tas kecil yang dibawa pak suami. Aku juga nyiapin handsanitizer di mobil dinasnya dengan ukuran lebih besar yang disimpan di botol pump.
3. Gadget sterilizers. Ini sebetulnya nggak wajib dibawa sih, tapi menurutku ini tetep dibutuhkan heheee. Biasanya untuk membersihkan gawai biar terbebas dari kuman. Aku pake gadget sterilizers merk dr.soap yang komposisinya alkohol 30%. Baunya wangi dan disimpan di botol spray gitu. Aku beli dengan harga Rp. 50.000 untuk ukuran 60ml.
Sebagai penggantinya, sepertinya kita bisa bikin dari alkohol yang dicampur air (ini belum teruji sih, tapi aku berencana bikin setelah yang dari dr.soap ini habis wkwk biar lebih hemat). Semoga berhasil!
4. Sajadah. Tentu saja ini penting banget. Biasanya aku nyiapin yang ukuran kecil atau yang tipis sehingga bisa masuk tas. Bisa juga kalau mau pakai sajadah travel yang banyak dijual di pasaran. Setelah dipakai maksimal 2 hari, sajadah selalu dicuci dan diganti yang baru.
5. Tempat minum. Ini penting biar nggak pakai gelas bekas pakai orang lain, terutama pas di kantor. Tapi, sayangnya aku nggak bawain cutlery set sendiri karena pak suami juga jarang pakai, katanya lebih suka pakai tangan wkwk. Alat makan seperti kotak makan, tempat minum, dan cutlery set semuanya penting dibawa yaaa :))
New essentials apa saja yang dibawa keluar rumah? Seringnya keluar rumah karena belanja kebutuhan rumah jadi nggak lebih dari empat jam. Jadi cuman pakai masker kain, bawa handsanitizer, dan bawa tas belanja sendiri (ini wajib wkwk!!!) Bisa juga bawa minum sendiri ya, takutnya kelelahan pas belanja wkwk.
Setalah sampai rumah? What to do?
1. Ganti baju serta meletakkan baju, masker, dan sajadah di tempat cucian tersendiri.
2. Mandi dan keramas.
3. Membersihkan dompet, jam tangan, handphone, dan beberapa barang bawaan dengan desinfektan. Aku bikin dari bayclin dan air (1:10). Caranya cukup semprotkan ke kain atau tissue, lalu dilapkan ke benda-benda tersebut. Bisa juga pakai cairan penyemprot lain. Untuk barang belanjaan seperti makanan yang pembungkusnya plastik (seperti snack), aku bilas air dulu, keringkan, lalu disimpan.
Kalau terima barang lain dari luar rumah?
Paling sering kita nerima paket, delivery makanan, dan delivery kebutuhan pokok. Biasanya, aku minta tolong kurirnya untuk letakkan barangnya di depan pintu. Bilang ke kurirnya dari balik jendela, jadi nggak perlu ketemu langsung sama kurirnya. Apalagi kalau ada beberapa kurir yang nggak pakai masker. Tujuannya untuk menghemat cucian masker (wkwkwk) dan menghindari interaksi langsung.
Biasanya langsung aku semprot kantong plastik atau pembungkusnya dengan desinfektan, lalu dikeringkan atau dilap.
Semua ini adalah bentuk ikhtiar. Kami tidak ingin dzholim kepada orang lain dan begitu pun sebaliknya, sehingga kami selalu berusaha pakai masker saat bertemu orang lain. Semoga Allah selalu menjaga kita semua dari segala marahabaya, dari segala penyakit. Aamiin.
@myob Incite Adelaide New Essentials obviously a step forward and I like the UI/UX #myob #newessentials #adelaide #myobincite #myobincite2020 #einvoicing #UI #UX (at Adelaide Convention Centre) https://www.instagram.com/p/B8IyAm4j45n/?igshid=15ndz7ltz1xbi
Are you ready for 2017? #milotricot #knits #ecofriendly #woolmark #certified #merinowool #travel #holidayseason #fw16collection #newessentials #dreamteam tap for credits
Milo FW16 campaign #milotricot #knits #newessentials #dreamteam tap for credits
FW16 campaign #milotricot #knits #nowinstores #newessentials #dreamteam tap for credits
It's cold outside. 3D jacquard in extra fine merino wool, light weight but super cozy #milotricot #knits #newessentials FW16 now in stores #dreamteam tap for credits
How would you wear our 2 in 1 sweater? endless possibilities #milotricot #knits #newessentials #merinowool #ecofriendly #woolmark #fw16 #campign #dreamteam @elvintphoto @paspoma @thebabybabushka