REVIEW #TENTANGBUKU
Pertama, abaikan sandal jepit sejuta umat itu ya wkwkwkw.
Buat pecinta literasi pasti taulah ini bukunya siapa?. Penulis yang menurut aku kritiknya sarkas, memutar balik arah, yang justru kena banget buat yang sudah kenal gaya penulisan beliau. Tapi aku gak mau bahas itu.
Buku novel di atas adalah serial action. Awal mulanya aku punya ketertarikan membaca karyanya dari novel "Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin". Dari sini aku menemukan jenis bacaan yang aku butuhkan. Tidak melulu kisah romantis menye-menye. Alhasil menjadi salah satu penulis Indonesia favoritku.
Dari ke enam novel ini. Aku pertama kali membaca Pulang (novelnya dipinjam dan tak kembali, sedih. Hiks) dan setelah itu Bedebah di Ujung Tanduk. Awalnya sama sekali tidak kepikiran kalau novel ini berkaitan satu sama lain karena tokohnya berbeda. Baru 2 bulan kemarin aku tahu. Meski pas ada acara meet up dengan bang Darwis di salah satu mall di kotaku tahun 2018 seingatku. Beliau bilang kelanjutan dari novel pergi, Bujang dan Thomas akan dipertemukan.
Jadi urutannya: Negeri Para Bedebah, Negeri di Ujung Tanduk, Pulang, Pergi, Pulang-Pergi, Bedebah di Ujung Tanduk And finally, aku telah menggenapkan keseluruhan serial action ini, meski belum baca buku pertamanya. Aku cukuplah punya gambaran tentang Thomas saat membaca buku selanjutnya.
Serial ini dibintangi oleh Thomas dan Bujang.
Thomas sebagai tokoh di buku 1 dan 2.
Bujang sebagai tokoh di buku 3 dan 4.
Keduanya dipertemukan dalam petualangan novel Pulang-Pergi dan Bedebah di Ujung Tanduk. Kisah mereka memang sama-sama bedebahnya. Yang lebih bikin kesal kenapa para bedebah ini justru setia kawan satu sama lain. Memiliki persahabatan yang kuat meski baru beberapa kali bertemu hingga menjadi keluarga meski dari rahim yang berbeda.Bedebah yang memiliki petualangan aksi saling adu. Berhadapan dan kejar mengejar tanpa ampun. Saling melindungi.
Tokoh lain yang ikut terlibat petualangan mereka ikut merusak suasana hatiku jadi sedih, senang, lantas tertawa.Ah, sungguh koyol membaca buku mereka ini. Bikin dongkol juga, karena meski bedebah ini sudah di ujung tanduk, masih saja mereka membuat penasaran di akhir cerita. Apa yang mereka lakukan? Menyuruhku menunggu di Negeri Para Bandit.
🦋🦋🦋
Masing -masing buku ini saling terkait tentang tokoh yang ada di dalamnya. Bujang, Thomas, tuan Salonga, si kembar Yuki dan Kiko, Mr. White, keluarga Shadow economy, dan para penghianat.Meski begitu kalian bisa membaca buku ini secara random, karena ceritanya berdiri sendiri. Mengutip kata teman bookstagram ceritanya dirancang bisa dibaca stand alone.
Hanya ada penjelasan cerita yang dihubungkan dengan serial sebelumnya supaya para pembaca bisa paham. Kalau menurut aku sih, salah satu teknik marketing biar pembaca penasaran dan baca buku sebelumnya hehhehe.Jadi kalau kalian tipe pembaca sepertiku yang harus runtut bacanya biar tidak bertanya-tanya tentang tokoh yang diceritakan. Maka, saranku baca bukunya dari serial pertama.
Selamat Membaca. Fii Amanillah.
#










