aku, hanya manusia biasa, ku punya takdirku sendiri, mungkin tak seperti kau ingini... aku, tak ada yg kugenggam di tanganku, yg kupersembahkan untukmu. lemah kepal ku melawan dunia... ... hari - hari berat kulalui, tanpa sedikitpun ku tangisi ku hanya bisa melihat, dan terus melihat... kala harapan ku dan segala impian, adalah tak seperti apa yg tuhan sajikan. saat semua menjadi gagal, tak ada lagi yang bisa di perbuat. aku hanya bisa bangkit, belajar untuk berjalan dan berlari lagi. ... tidak kah kau mendengar, merasakannya karena kelak semua ini kudedikasikan untukmu, untuk kita... ... bagiku, tak apa jika kau tak membisikkan kata - kata semangat seperti dulu. setidaknya beri aku senyummu sekali lagi. ... sudahlah tak apa, yg pasti, kita masih berada di bawah langit biru yang sama, jadi tak seharusnya aku menyerah pada takdirku. merubahnya adalah harga mati, agar kelak aku bisa memilikimu.







