🗃️ : favorit di Desember 2025.
Ga ada hal baru yang istimewa setahun ini. Setiap weekday selalu terasa panjang, ingin segera jam lima sore agar pulang kerja atau ga sabar menunggu weekend agar libur, padahal di waktu luang tidak banyak rencana yang akan dilakukan juga. Intensitas tangisan sebulan terakhir ini ga begitu banyak, tapi masih ada. Masih selalu datang tiba-tiba di sela lamunan yang berisikan residu emosi negatif yang tertumpuk lama. Katanya alam menarik energi yang sama dari dalam diri kita. Pikiran dan perasaan positif tentu akan menarik energi baik, dan aku selalu mengupayakan itu setiap harinya.
Yang disukai di bulan Desember :
1. Wake Up Dead Man: A Knives Out Mystery
Film detektif Benoit Blanc ketiga ini jadi yang paling terfavorit dari serial Knives Out. Misteri pembunuhan yang lebih dark tapi agak melankolis, mengingat banyak membahas tentang iman, doa dan pengampunan. Masih ada selipan komedi yang bikin ngakak karena lucunya natural. Film bagus ini harusnya ditonton di bioskop sih :)
2. Yogyakarta - Maudy Ayunda
Soundtrack dari Jejak Rasa Nusantara karya Garin Nugroho. Baru tahu ternyata lagunya remake dari Kla Project yang dirilis tahun 1990. Sayangnya sampai aku ketik tulisan ini, film pendeknya belum bisa ditonton lewat streaming.
3. Satellite - Sunset Rollercoaster, Leah Dou
Bluebird jadi track pertama yang aku tahu dari Quit Quietly ini. Langsung suka dan berimbas nyari foto di galeri buat diupload ke instagram, hanya untuk menyisipkan lagunya. Lalu aku dengarkan semua track dan yang kesembilan jadi terfavorit ; Satellite. Such a dreamy and nostalgic song.
“You’d better go. Floating to the unknown. Forever on your own”
4. Reply 1988 - 10th Anniversary
Drama yang rilis tahun 2015, dulu nonton ilegal di situs yang subtitle-nya harus diunduh terpisah. Jadi drama terlucu sekaligus tersedih, sampe akhirnya populer lagi di era covid. Nonton ulang deh secara legal di Netflix. Merayakan 10 tahun, slot acara akhir tahun Na-PD diambil sama main cast Reply 1988. Masih ada episode baru di awal januari, ga sabar!
5. Hyehwadong - Ssamundong Squad
Yang spesial dari drama 1988 selain isi cerita yang realistis atau fashion trends sampai set lokasi dan barang-barang yang akurat tiap detailnya, adalah : soundtrack. Favoritku sebetulnya A Little Girl (소녀) versi OhHyuk, tapi Hyewadong juga suka! Dari intronya langsung terbayang ke visual gang Ssamundong dan gengnya yang ada di sana. Merasa tumbuh bareng bersama mereka<3
6. Stranger Things - Season 5
Season terakhir dari series yang paling ditunggu kelanjutannya. Sambil nunggu volume 2 sempat rewatch dari season pertama (nangis lagi di episode terakhir season 3 ; surat dari Hopper).
Setelah tiba di tanggal 26, ternyata plot cerita yang dikasih ga sangat jauh di bawah ekspektasiku. Do i like it? No. Do i hate it? Not really. Ada banyak bagian yang aku suka. Steve dan Dustin, Lucas dan Max atau adegan un-proposal Nancy dan Jonathan. Kalo buka internet tentu banyak banget yang review jelek soal beberapa scene di episode terakhir. Tentu sama keselnya, apalagi ini season terpenting karena menutup cerita yang udah diikutin selama 10 tahun (well actually I knew this series in 2018). Tapi tetap udah invest waktu banyak bukan, hufttt.
Sisa satu episode finale yang udah ga diharapkan lagi soal plotnya mau dibawa ke mana, terserah Duffers dan Netflix aja :)
7. Putbal - Pandji Pragiwaksono & Ustad Felix Siauw
Konten ustad Felix Siauw selalu jadi pilihan pertama kalo cari kajian ringan yang bisa didengar selagi kerja. Dari segmen ini kayanya ga akan kehabisan konten beliau sampe ramadhan nanti, semoga langsung disambung dengan Escape.
8. Kokokan Mencari Arumbawangi - Cyntha Hariadi
Sejak bulan februari, reading slump cukup betah tinggal sampe tahun berakhir. Merasa banyak beli buku, tapi pas cek goodreads ternyata yang kubaca sampai selesai hanya 5 buku. Lima. Dalam satu tahun. Masih selalu bawa buku ke kantor meskipun cuma dibaca satu bab, itu pun sekali dalam seminggu.
Buku ini ngasih cerita yang manis sekaligus getir. Sebuah dongeng dari tanah Bali. Ga nyangka isinya cukup relevan dengan yang sering aku dengar soal keadaan tanah air saat ini. Tentang bagaimana para oknum yang ‘merampas’ tanah warga, membangun sesuatu yang menjadi ladang jual beli mereka. Lupa bahwa di tanah itu telah tumbuh sesuatu yang dibutuhkan banyak orang agar tetap hidup. Prolognya menarik : di tengah malam Kakaputu dan adiknya Arumbawangi menguburkan jasad ibunya, Nanamama.
———
Besok tahun baru, 2026. Semoga banyak kejutan baik yang bisa aku bagi rasa senangnya ke orang-orang terdekat. Mari kita berbahagia<3












