Ini namanya pak Agus Bapak kosan Orang yang pertama kali nyambut kedatangan saya di desa bhinor paiton Saya cipika cipiki dua kali sama beliau. Pertama saat beliau pergi minggu lalu yang membuat air mata saya ikut merembes karena saya kira itu momen terakhir saya bersama beliau. Namun ternyata saya masih diberikan kesempatan untuk mengucap kata pamit kepada beliau sebelum saya berangkat untuk pulang ke bandung. Dan pada saat itu pula saya mendapat cipika cipiki kedua dari beliau plus doa untuk kesuksesan saya. Namun kali kedua ini cukup berbeda karena tangis haru tak meluap melainkan rasa bahagia yang terasa, lahir dalam hati. Karena pada saat itu saya menyadari bahwa banyak orang yang ternyata mencintai saya disaat terkadang saya sering membenci diri sendiri. Saya berharap untuk dipertemukan lagi dengan beliau walau mungkin tak berkesempatan lagi di dunia saya harap bisa bertemu nanti di surga. Nuhun pisan pak atas semuanya atas seliruh cerita bapak yang bikin saya belajar untuk menjaga diri saya dari banyaknya godaan syaitan yang gak cape capenya goda saya manusia yang masih cukup hina ini. Nuhun ya pak H-187









