Belajar Konsisten
Selepas ramadhan tahun ini aku sadar sesuatu bahwa aku gak bisa merasakan makna hidup sesedehana untuk menjawab apakah aku memiliki arti untuk menjalani hidup ini.
well, alhamdulillahnya aku nonton podcast seorang doktor saraf yang jelain kalau ketiadaan makna ini bisa disebabkan oleh banjir dopamin. aku yang juga berlatar belakang neuro langsung menggali itu semua apakah meamng benar dan ya ternyata benar ada kaitannya yang akhirnya bikin aku coba merefleksikan kembali gaya hidup apa yang mungkin kurang sehat dan bikin banjir dopamin ke diri aku.
selepas itu, aku baca beberapa bahan lagi dan menemukan satu hal yang bisa dilakukan yaitu memperbaiki kebiasaan di pagi hari dengna aktifitas yang merangsang aktivasi dopamin yang normal seperti mandi pagi dengan air dingin, beresin rumah, dan baca buku (salah satu aktifitas yang aku suka tapi udah lama gak dilakuin lagi).
so, setelah itu, aku coba bikin komunitas baca buku online habis shubuh agar di awal pagi atensi aku gak diambil handphone dan media sosial. aku bisa lebih fresh dan gak ngantuk juga dan bisa lanjut beresin rumah dan lainnya.
Komunitas ini tumbuh dengan baik di awal dan diapresiasi positif sama banyak orang sampai anggotanya juga cukup lumayan sebagai komunitas baru tapi masalahnya, persentase keaktifan peserta ini sangat minim. meski anggotanya banyak, banyak juga gak gak bisa join.
aku sebagai orang yang cukup empatik, merasa ini hal yang salah ketika aku gak bisa memenuhi harapan orang orang yang udah join ke komunitasnya. so al hasil aku berusaha melakukan beberapa cara untuk bisa memfasilitasi banyak orang. mulai dengan membuka jadwal baru, mencari PIC untuk setiap jadwal dan bahkan memutuskan untuk meralih jadwal ke malam hari agar jadwal malam bisa dibuka. yang mana ini bisa dibilang agak melenceng dari tujuan awalku tapi aku rasa sepadan agar aku bisa merasakan makna hidup dengan memberikan manfaat ke orang lain.
sayangnya ini gak bertahan lama, frekuensi yang sangat rutin sangat wajar melelahkan dan gak bisa diikuti banyak orang yang akhirnya membuat aku memutuskan untuk mengganti mekanismenya menjadi 1 minggu sekali. sayangnya ketika kau memutuskan hal ini, load aku juga lagi tinggi dan ya pada akhirnya gak ada aktifitas lagi selama beberapa minggu dan bodohnya lagi aku pun kehilangan kebiasaan baca rutin tiap hari yang selama ini udah bantu jaga kondisi hormonal aku saat itu.
hal itu nyebabin aku kembali ke kebiasaan lama dan bikin sulit fokus dalam bekerja, makin stress dan merasa hidup gak bermakna lagi. yang bahkan untuk memulai mengajak baca buku di pagi hari lagi sangat sulit sekali. bahkan aku ektakutan buka grup komunitasnya. lucu ya wkwk.
aku ngerasa banget bahwa memperbaiki kebiasaan di pagi hari adalah kunci untuk ngejaga kestabilan hormonal di era digital saat ini yang sangat menyedot atensi semua orang.
Setelah beberapa minggu berlalu aku ada yang mendorong aku untuk kembali mengaktivasi komunitas dan akhirnya sekarang berjalan kembali meski seminggu sekali. dan kali ini aku akan coba agar lebih konsisten lagi dan memenuhi kebutuhanku dulu untuk menjaga kebiasaan membaca buku di pagi hari demi menjaga kondisi hormonal dan produktifitas di hari itu.
















