Pancaran Dua Lensa
Aku tak pernah lolos dari pancaran dua lensa itu. Pancarannya keluar seolah untuk menarikku masuk. Menggamit dua lensa ku untuk menjelajah kedalaman lensanya. Lalu aku terhenyak ngeri menyaksikan luka-luka disana. Dan mungkin, aku salah satu pencipta bekas luka disana. Seketika pancaran dua lensa itu melemparku keluar. Yang membuatku ingin merengkuhnya, dari titikku berdiri ini. Hanya sekedar membisikan bahwa segalanya tidak sekeruh yg dipikirkannya.







