(via https://www.youtube.com/watch?v=6EcyCz-R8gE)
Tetap sabar menanti dalam taat.

#batman#dc comics#dc fanart#dc#dick grayson#batfam#bruce wayne#tim drake




seen from China
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia
seen from China
seen from United States
seen from Japan

seen from India
seen from United States
seen from Poland
seen from Greece
seen from Germany

seen from Malaysia
seen from China
seen from United States
seen from Germany

seen from Türkiye
seen from Russia
seen from United States
(via https://www.youtube.com/watch?v=6EcyCz-R8gE)
Tetap sabar menanti dalam taat.
Kumerayu Pada Allah yang tahu isi hatiku dimalam hening aku selalu mengadu Tunjukan Padaku…
Kuaktifkan radarku mencari sosok yang dinanti Kuikhlaskan Pengharapanku dihati Siapa Dirimu…
Dalam kesabaran kumelangkah menjemputmu Cinta dalam hati akan aku jaga hingga Allah persatukan kita….
Reff : Jodoh Dunia Akhirat Namamu Rahasia Tapi kau ada dimasa depanku
Kusebut dalam doa Kuikhlaskan rinduku Kita bersama melangkah ke Surga, Abadi…
“Bukan Cinta yang memilihmu, Tapi Allah yang memilihmu…Untuk kucintai…”
Aih, dibikin meleleh sudah sama lyricnya.
Thanks a lot, si Kim -si penunjuk, hingga akhirnya bisa ketemu sama ini lagu . yang selalu paham akan kabar hati sahabatnya macem gue ini -- :D Semoga tetap terjaga dalam baiknya hati dan segera menemukan :)
lets watch amalian19 !
Sepenggal Do'a
Tak perlu penjelasan lewat bahasa dengan gamblangnya. Karena aku begitu yakin dengan komunikasi jiwa yang saling menggetarkan walau dalam puluhan bahkan ratusan kiloan jarak sekalipun.
Kulayangkan do'a untuk kesehatan dan kesuksesanmu yang tiada akhirnya. Aku mencintaimu dalam jauhnya bentangan jarak imajiner, dalam dekatnya keterikatan hati dan jiwa antara aku dan kau.
"May Allah will make you and me meet in the best and faster time"
Dari gadis 18 tahun yang selalu menunggu dalam do'a dan yang tengah sibuk mempersiapkan diri dan hati untuk pertemuan terindah 4 tahun lagi denganmu
Kesentil -____-
Hari ini, Allah lagi iseng. Eh, sebetulnya sangat baik. Hehe. Hari ini banyak sekali dapat teguran, terutama soal hati. Yaa hati, siapa yang bisa dengan mudah mengendalikannya? Allah ya pastinya. Kita? Bisa apa? Sedetik lalu biasa aja, sedetik kemudian klepek-klepek, sedetik kemudian ilfil, sedetik kemudian klepek-klepek lagi, dsb. Bagi Allah, semua semudah membalikkan telapak tangan. Begitu, biasa orang bilang.
Hari ini, aku dan Miryam banyak cerita soal cinta. Topik yang sensitif yaa, buat orang seumuran kami. Hahaha. Yap, Miryam bilang ini topik yang rawan. Soalnya sebetulnya belum siap, tapi udah kepengen (baca: married :3). Dan status 'waspada' ini sewaktu-waktu bisa naik level jadi 'siaga' bahkan 'awas' kalau kita ngga hati-hati -______-
Dan Miryam menyatut salah satu sumber, sebagai bahan diskusi, tentang cinta:
Katanya, kamu belum merasakan cinta kalau belum melupakan. Itu paket komplitnya. Memang seharusnya kita bisa melupakan orang yang kita cintai, karna seharusnya cinta itu bermuara hanya sama Allah saja. Kalaupun mencintainya, seperlunya saja. Kalau kita terlalu mencintai seseorang, nanti hati kita ngga akan ada ruangnya buat Allah..
kurang lebih begitu :3 maaf kalau banyak lebihnya, Mir. Haha.
Tapi beneran ngejleb, Mir -____-
Kalau aku, sepakat menyebutnya bukan dengan 'melupakan', tapi 'melepaskan'. Duuuh memang ini yang paling sulit. Melepaskan seseorang yang kita suka, karna Allah. Ini konsep yang abstrak, ngga terbayang. Tadi kami berdua sepakat: kalau sudah menyukai seseorang, lebih baik kembali pada ilmu agama: mana yang boleh, mana yang tidak boleh. Karna kalau kembali pada ilmu psikologi, pertanyaannya akan begini: mana yang membuat kamu merasa nyaman? Duuh yang jelas, kadang yang nyaman itu yang tidak sesuai syariat.
Duuuh ini pr banget. Semoga ngga ngemeng doang -_____-
Jadi yang bisa dilakukan sekarang, adalah banyak-banyak berdoa. Berdoa biar Allah jaga hatinya, Allah jaga perasaannya, Allah lindungi setiap langkahnya, Allah jaga juga niatannya. Berdoa dan berpasrah saja sama Allah akan bagaimana ini akhirnya. Berdoa, kalau memang dia orangnya, pertemukan kami dengan cara yang baik, di waktu yang tepat, dan dalam kondisi yang baik. Tutup aib masing-masing dari kami. Dan kalau bukan dia, semoga Allah pertemukan masing-masing dari kami, dengan sosok yang memang akan melengkapi kami, menjadi pengisi kekosongan hati kami, sosok yang terbaik untuk kami.
Seperti kata anaknya Pak Jamil Azzaini, Nadhira dalam blognya, bahwa ia selalu membayangkan Allah akan berbicara begini padanya:
"Pangeranmu yang sudah Ku persiapkan untukmu, pasti datang tepat waktu. Sekarang dia sedang menaiki kuda hitam gagahnya menuju kearahmu. Medan yang Aku persiapkan untuknya memang cukup sulit. Terjal dan berliku. Maka, ketika dia sudah susah payah melewati jalur itu dan sampai di depanmu. Terimalah dia dengan sepenuh hati. Karena dari sekian banyak pangeran yang ada di dunia ini, dialah pangeran terbaik yang Aku siapkan untukmu."
Ya. Pangeranku juga pasti datang tepat waktu. Kalau bukan orang lain, pasti kamu :)
#PangeranSurga
Untukmu, Pangeran Surgaku di masa depan. Bismillah..
Aku tidak tahu siapa dirimu, kapan kita dipertemukan, dan dengan cara apa pertemuan itu. Tapi ketahuilah, aku akan menantikannya dengan sabar. Tidak terburu-buru, atau berlama-lama. Sesuai dengan yang Allah tetapkan :)
Pangeran Surgaku di masa depan, mungkin kita terlahir dalam jarak yang tidak dekat dan dalam waktu yang berbeda. Tapi tentu tidak menjadi masalah, sebab Allah memiliki cara terindah yang tidak bisa ditebak, untuk mempertemukan kita.
Atau mungkin, jarak kita sebetulnya dekat, dan sudah berulangkali bertemu, namun skenario-Nya baru sampai kesitu :) Tidak masalah, sebab ketika Allah sudah ridho, tak sulit bagi-Nya menghadirkan berbagai keajaiban, untuk mempersatukan.