Biarlah nama hanya sebatas nama, sebab tiada kupunya tempat pembuangannya
Pakjhon.
Ada nama-nama yg disebut bukan untuk dikenang, sebab hidup senantiasa berdampingan. Tak baik kiranya melupa hnya demi ego semata. Dulu sempat ada rasa, iya. Dulu sempat ada kecewa, iya. Marah, sakit hati juga ada. Tp apalah guna mendendam, atau meniadakan. Langkah tetap ke depan, tulisan lalu hanyalah pengingat dulu aku pernah sedemikian rupanya. Bahwa ada nama-nama yang hanya tinggal nama, yang perlu diucap tanpa meniru drama harry potter dg label "you-know-who". Nama-nama yang sudah selesai untuk dikisahkan. Aku msh mengenalnya. Itu saja.
Tetapi ada pula sebagian yang aku tak perlu menuliskannya, tak perlu mengabadikannya, tp sekedar menghabiskan waktu dan menikmati kesempatan sampai akhir cerita. Atau aku hanya belum menuliskannya.














