Penyebab Telinga Bayi Bau
Saat menggendong atau mencium area wajah Sang Kecil, sudah pernahkah Mam mendadak berhenti karena mencium telinga bayi bau yang tidak seperti umumnya?
Walau beberapa bayi yang alami ini cuma membutuhkan pembersihan telinga, tetapi telinga bayi bau bisa juga menunjukkan ada permasalahan yang perlu diwaspadai.
Lalu, apa pemicu telinga bayi bau? Bagaimanakah cara menanganinya? Yok, baca penuturannya berikut ini!
Penyebab Telinga Bayi Bau
Ada banyak penyebab telinga bayi bau, satu yang paling sering muncul karena infeksi.
Biasanya, infeksi telinga pada bayi dibarengi pilek atau flu, demam, rewel, sampai kehilangan selera makan.
Untungnya, mayoritas bayi jadi lebih baik pada sekian hari sesudah istirahat, minum ASI atau susu, sampai konsumsi obat.
Tetapi, saat sebelum menyembuhkannya, Mam harus tahu dahulu penyebab telinga bayi bau yang dirasakan Si Kecil.
Berikut penyebab telinga bayi bau:
1. Kelembapan Berlebihan pada Telinga Bayi
Penyebab telinga bayi bau yang pertama ialah kelembapan yang berlebihan.
Selesai memandikan bayi, Mam pasti keringkan badan bayi dari kepala sampai kaki.
Tetapi di proses ini, kerap kali ada anggota badan bayi yang terlewatkan, khususnya di bagian lipatan. Misalkan, lipatan belakang telinga bayi.
Air masih bisa menimbun di tempat belakang telinga apabila didiamkan bisa menjadi lembap, hingga mengundang penimbunan bakteri.
Perihal ini pula yang membuat telinga bayi bau. Keadaan ini sama prosesnya dengan timbulnya jamur pada bagian ketiak atau selangkangan.
Karena itu, Mam dapat memeriksa sisi belakang telinga bayi dan memulai teratur mengeringkannya selesai mandi, supaya tidak jadi tempat berkumpulnya bakteri yang mengakibatkan telinga bayi bau.
2. Kotoran Telinga Berlebihan
Penyebab telinga bayi bau setelah itu kotoran telinga terlalu berlebih.
Mam, bersihkan kotoran telinga bayi memang bukan hal yang gampang. Tetapi bila didiamkan, kotoran telinga yang menimbun bisa mengakibatkan banyak hal jelek, seperti bau dan gatal.
Tanda-tanda yang kemungkinan terjadi saat kotoran telinga bayi berlebihan:
sakit telinga
kesulitan mendengar
drainase (keluar darah, cairan bening, dan nanah)
3. Infeksi Telinga Bayi
Penyebab telinga bayi bau yang kerap kali terjadi ialah infeksi.
Menurut National of Deafness and Other Communication Disorders, infeksi telinga balita tersering disebabkan karena bakteri Streprtococcus.
Ini ialah bakteri pemicu radang tenggorokan dan infeksi aliran pernafasan yang masuk ke sisi tengah telinga lewat aliran eustachius.
Saat Si Kecil alami infeksi sinus, pilek atau alergi, cairan condong menimbun di sisi tengah telinga bayi, yang ada di belakang gendang telinga.
Saat tabung eustachius (yang menyambungkan telinga tengah ke sisi belakang hidung) mampet, cairan akan terjebak dan jadi tempat berkembang biaknya kuman. Berikut yang mengakibatkan telinga bayi bau.
"Bayi benar-benar rawan pada infeksi telinga, karena aliran eustachius bayi masih pendek dan horizontal, hingga tidak mengucur seperti orang dewasa dan condong mampet," ungkapkan associate clinical professor di Departmen Kedokteran Anak, Kampus California, San Francisco, Dr. Dawn Rosenberg, M. D., FAAP.
Bila Sang Kecil alami infeksi telinga, mungkin saja dibarengi tanda-tanda berikut ini:
sakit telinga
menarik-narik telinga
kesusahan tidur atau mendengar
pemarah
sering menangis
kehilangan keseimbangan
demam pada atau di atas 38˚C
kehilangan nafsu makan
sakit di kepala
4. Ada Benda Asing di Telinga
Ada peluang benda asing terbelit di telinga Sang Kecil. Entahlah benda seperti manik-manik, mainan kecil, sampai makanan.
Keadaan ini menjadi pemicu telinga bau pada bayi. Mam dapat memerhatikan beberapa gejala berikut ini:
ngilu
masalah pendengaran
infeksi
kerap menggenggam telinga
5. Kolesteatoma
Merilis Cambridge University Press, kolesteatoma ialah perkembangan kulit yang umumnya berbentuk kista. Mereka berkembang ada di belakang gendang telinga dan di sisi tengah telinga.
Perkembangan kulit ini tidak memiliki sifat kanker. Keadaan ini kemungkinan terjadi karena cacat lahir, tetapi secara umum terjadi pada Sang Kecil yang alami infeksi telinga tengah berulang-ulang.
Kotoran telinga atau drainase yang bau dapat menjadi satu diantara tanda-tanda pertama kolesteatoma. Tanda-tanda lain terhitung:
hati ketekan di telinga
sakit dalam atau ada di belakang telinga
masalah pendengaran
permasalahan dengan kesetimbangan
pengurangan peranan otot muka
6. Kanker Telinga
Pemicu telinga bayi bau setelah itu kanker telinga.
Kanker telinga jarang terjadi, tapi bisa terjadi di aliran telinga, telinga tengah, atau telinga sisi dalam.
Ini bisa disebabkan karena infeksi telinga, tapi pemicu intinya belumlah diketahui. Kanker sel skuamosa ialah tipe kanker telinga yang umum.
Jenis yang lain termasuk:
kanker sel basal
melanoma
karsinoma kistik adenoid
adenokarsinoma
Gejala kanker telinga bergantung pada apakah itu berada di saluran telinga, telinga tengah, atau telinga sisi dalam, dan kemungkinan termasuk:
keluarnya cairan dari telinga yang kemungkinan termasuk darah
nyeri
masalah pendengaran
kelemahan di wajah, bila berada di saluran telinga
tonjolan, bila berada di aliran telinga
ketakmampuan untuk gerakkan muka Anda ke samping dengan tumor, bila di telinga tengah
sakit telinga, bila berada di telinga tengah
sakit di kepala atau pusing, bila berada di telinga sisi dalam
berdenging di telinga

















