KKN Parungbanteng (1)
Mungkin ini telat bahkan sangat telah buat nyeritain gimana serunya KKN kelompokku. Tapi meskipun telat tapi aku ga lupa kok aku masih menyimpan memori KKN dengan rapi di hati dan pikiranku. Cieeeeh
Kami beranggotakan 11 orang dengan anggota sebagai berikut: 1. Rizky Rahmatdiputra (Iky) 2. Muhamad wahyu (Aboy) 3. Hendrawan Bojes (Wawan) 4. Agus Pranoto (Mas Agus) 5. Arshabella Amara (Bella) 6. Aku sendiri: Helly K. Handayani 7. Azizah Zahra J. (Kaka Zahala) 8. Litia (Uwie) 9. Chausi Maharani (Kaka Kuci) 10. Surayya Alpin (Ayya) 11. Anis Khoerunisa (Anis)
Sebagian dari kami memilih Parungbanteng karena salah menclick atau sudah tidak ada tempat lagi dan hanya Parungbanteng yang tersisa. Sedangkan Aku dan Kaka Zahala memang sengaja memilih Desa ini untuk menjadi tempat KKN. Aku karena mendapat cerita dari senior PKn yang mengatakan bahwa Parungbanteng itu Desa paling jauh di Purwakarta dan aku merasa tertantang, sedangkan Kaka Zahala memilih Parungbanteng karena senior terdekatnya KKN tahun lalu di sana.
KKN Tematik UPI dimulai dari tanggal 1 Juli 2015-10 Juli 2015 kamudian dilanjut kembali 27 Juli 2015-25 Agustus 2015
Untuk mencapai Desa Parungbanteng dari Bandung khususnya Universitas Pendidikan Indonesia, kalian harus menempuh perjalanan sekitar 4jam-an. Pertama kalian naik angkot st. Hall dari Ledeng sampai ke Stasiun Bandung dengan biaya 5000 lalu kalian menuju Stasiun Bandung lama untuk memesan tiket seharga 6000 fyi, kereta terpagi dari Stasiun Bandung menuju Purwakarta yaitu pukul 8.15. Kalian berangkat dari Stasiun Bandung lama menuju Stasiun Plered di Purwakarta. Lalu menaiki angkot berwarna pink sampai Galumpit dengan biaya 12.000. Di sana kalian akan turun tepat disamping Waduk Jatiluhur. Kalo kelompok kami sih biasanya sudah carter kapal duluan sebelum sampai di Galumpit tapi kalian bisa kok langsung memilih kapal sendiri tapi jangan lupa di tawar yah jika tidak akan sangat mahal. Harga naik kapal dari Galumpit menuju Cimanggu Parungbanteng sekitar 15.000-25.000 tergantung seberapa banyak penumpang yang ada di kapal tersebut. Perjalanan di kapal sekitar 20-30 menit ini pun tergantung kondisi air di waduk Jatiluhur, jika sedang kering kapal terpaksa harus memutar arah dengan jalur yang lebih jauh sedangkan jika air sedang stabil maka perjalanan bisa lebih cepat. Sesampainya di Cimanggu kalian sudah memasuki daerah terluar Desa Parungbanteng. Desa Parungbanteng terbagi menjadi 2 dusun. Dusun 1 diisi oleh kampung Cimanggu dan kampung Parungbanteng, sedangkan Dusun 2 diisi oleh Kampung Wangun, Cibodas, Wangun Tonggoh. Dan antara Dusun 1 dan Dusun 2 dipisahkan oleh bentangan hutan rimba yang aku yakin tak mungkin bisa kalian lalui dengan jalan kaki. Mungkin saja sih tapi bisa mengabiskan waktu seharian penuh. Itu pun jika kalian kuat dan berani, karena di hutan itu tak ada rumah satu pun, tak ada orang satu pun hanya ada jajaran pohon tua dan tinggi serta rapat sepanjang jalan. Kelompok KKN kami memilih tempat di Dusun 2 karena Dusun 1 terlalu sering dijadikan tempat pengabdian. Untuk menuju Dusun 2 kalian bisa memilih naik ojek atau mobil bak terbuka. Tinggal disesuaikan saja dengan jumlah orang yang ada. Ojek dihargai 35.000 sekali jalan sedangkan mobil bak terbuka 200.000 per-mobil. Kalo aku sih lebih memilih naik mobil bak terbuka, asik sekali. Kalo kata Bella sih jadi gadis gorobak karena sepanjang jalan kami aabrugan. Jalan terjal, berdebu itulah yang akan kalian lewati sepanjang jalan jadi jangan lupa masker ya meskipun begitu perjalanan tetap asik sekali. Sepanjang jalan kalian akan disuguhi banyak pemandangan ciamik luar biasa, keeksotisan hutan Parungbanteng, hamparan pemandangan waduk dan gunung-gunung, ratusan hektar pemandangan perkebunan dan saat hampir tiba di Dusun 2 kalian akan melihat dari kejauhan ada sekelompok rumah berwarna warni tepat di tengah gunung.
Kebayangkan dahsyatnya Desa Parungbanteng, setiap orang pasti akan merasa terpesona dan bahagia. Makannya Desa Parungbanteng ini meski terisolir tapi wajib banget deh buat didatangin.
Sebenernya aku pengen posting fotonya juga tapi sayang internet aku tak kuat, nanti aku posting yah..
KKN Parungbanteng 1 bersambung…










