Kami akhiri pameran arsip dan perpustakaan bergerak komunitas #lakoatkujawas pagi tadi. Kembali dari kantor camat lama Mollo Utara di Kapan ke rutinitas kami di desa Taiftob. Terima kasih utk lebih dari 800 kali kunjungan utk 6 hari yg luar biasa (80% pengunjung pameran arsip #mollopanggilpulang adalah pelajar) dr berbagai desa di kecamatan Mollo Utara. Ada banyak diskusi, insight baru, pertemuan dan ide baru. Sesuai dengan nama yg kami sematkan utk project ini: #Paukolo, terinspirasi dr salah satu motif kain tenun Mollo, yg kami maknai sebagai kesempatan berkolaborasi dan bersolidaritas. Project ini sudah dimulai dr dua bulan lalu dengan beberapa agenda workshop fotografi #ketongbisa bersama komunitas #sekolahMUSA dan Gadgetgrapher Kupang, workshop tata kostum karnaval, kelas bahasa Inggris dan Sains bersama para mahasiswa STKIP Soe. Terima kasih kepada bapa Camat dan Sekwilcam Mollo Utara, kak Nike Kebang sekeluarga atas segala dukungan. Kepala desa Taiftob, kepala sekolah SMPK St Yoseph Freinademetz Kapan, para orang tua dari anakanak desa Taiftob yg bergiat di komunitas #lakoatkujawas. Kepada temanteman relawan dr Kapan, Soe dan, Kefa dan Kupang, programer lakoat.kujawas (Randi dan Sonya) dan para donatur. Om Danny Wetangterah dr SekolahMUSA yg menangani program workshop fotografi, kurasi karya hingga proses produksi foto. Juga Wandri Dami dan Putra Nunuhitu. Temanteman Gadgetgrapher Kupang. Para fotografer, traveler, bloger dan sejarawan yg terlibat: Valentino Luis, John Go, Randy Hernando, Almascatie, Matheos Viktor Messakh dan Sarlota N Sipa. Kak Grace Tan-Johannes, kak Oktarina Prasetyowati dan Dinda Veska. Om Dion Db Putra dan tim dari Pos Kupang. Temanteman di Family Studio Kupang yg sudah bantu proses cetak foto dengan kualitas prima dan harga terjangkau. Temanteman yg sudah meminjamkan kamera poket dan DSLR utk dipakai anakanak lebih dr dua bulan: kak Inda Wohangara dan suami, Sischa Rosa Linda Solokana, Adhyt Sa, Erwin Yuan, Tata, Gery, Mella Lalus, dkk. Bapa Ignasius Senda sekeluarga yg selalu support, merelakan rumah jadi tempat belajar warga dan para relawan. Semua yg yg terlibat, tangantangan di balik layar. Salam #mollopanggilpulang (di Kapan, Nusa Tenggara Timur, Indonesia)