This Pin was discovered by NU MEDIA JATI AGUNG. Discover (and save!) your own Pins on Pinterest.
seen from United States
seen from United States
seen from Brazil

seen from France
seen from United States
seen from T1

seen from China
seen from China

seen from Greece
seen from Belgium

seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from Bosnia & Herzegovina
seen from Canada

seen from Australia

seen from Australia
seen from United States

seen from United States
This Pin was discovered by NU MEDIA JATI AGUNG. Discover (and save!) your own Pins on Pinterest.
Perkuat Pembinaan Kepribadian, Rutan Pasangkayu Gelar Pembelajaran Al-Qur'an
PASANGKAYU, 24 JUNI 2026 — Menjalani masa pidana tidak serta-merta mengubah seseorang menjadi pribadi yang lebih baik. Proses perubahan membutuhkan pembinaan yang mampu membangun kesadaran diri, memperkuat karakter, serta menumbuhkan harapan untuk menjalani kehidupan yang lebih positif setelah kembali ke tengah masyarakat. Karena itu, pembinaan rohani menjadi salah satu kebutuhan penting dalam proses pemasyarakatan.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Rutan Kelas IIB Pasangkayu secara rutin menghadirkan pembelajaran Al-Qur'an bekerja sama dengan penyuluh agama dari Kementerian Agama Kabupaten Pasangkayu. Melalui kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Nurul Taubah, warga binaan mendapatkan pendampingan membaca Al-Qur'an sesuai kemampuan masing-masing, mulai dari pengenalan bacaan dasar, perbaikan tajwid, hingga pendalaman materi keagamaan.
Pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan ini memberikan manfaat yang lebih luas daripada sekadar meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an. Kegiatan tersebut menjadi sarana memperkuat nilai-nilai keagamaan, membangun kedisiplinan, menumbuhkan ketenangan batin, serta mendorong warga binaan untuk terus memperbaiki diri selama menjalani masa pidana. Lantunan ayat suci tidak hanya menjadi bagian dari proses belajar, tetapi juga menjadi ruang refleksi untuk membangun harapan dan masa depan yang lebih baik.
Kepala Rutan Kelas IIB Pasangkayu, Nanang Badruzzaman, menegaskan bahwa pembinaan kepribadian merupakan bagian penting dari proses pemasyarakatan. Oleh karena itu, Rutan Pasangkayu terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Agama Kabupaten Pasangkayu, guna memastikan program pembinaan rohani dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi warga binaan sebagai bekal untuk kembali menjadi anggota masyarakat yang lebih baik.
Jaga Kebugaran Pegawai, Rutan Pasangkayu Bagikan Suplemen Daya Tahan Tubuh
Pasangkayu – Kesehatan dan kebugaran pegawai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas serta kualitas pelayanan di lingkungan pemasyarakatan. Untuk menjaga kondisi fisik dan daya tahan tubuh pegawai tetap prima, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pasangkayu melalui petugas Poliklinik Rutan melaksanakan pemberian suplemen daya tahan tubuh kepada seluruh pegawai sebagai bagian dari upaya pemeliharaan kesehatan dan peningkatan kebugaran aparatur.Pemberian suplemen dilakukan secara langsung oleh petugas Poliklinik Rutan Pasangkayu kepada pegawai di lingkungan kerja.
Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk membantu menjaga daya tahan tubuh sekaligus mendukung kesiapan pegawai dalam menjalankan berbagai tugas dan tanggung jawab, baik di bidang pelayanan, pembinaan, administrasi, maupun pengamanan. Dengan kondisi kesehatan yang terjaga, pelaksanaan tugas diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
Upaya menjaga kesehatan pegawai tidak hanya berdampak pada kebugaran individu, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas kinerja organisasi secara keseluruhan. Pegawai yang sehat dan bugar akan lebih siap menjalankan tugas, menjaga keamanan dan ketertiban, serta memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat maupun warga binaan. Oleh karena itu, perhatian terhadap kesehatan aparatur menjadi bagian penting dalam mendukung terciptanya lingkungan kerja yang produktif dan profesional.
Kepala Rutan Kelas IIB Pasangkayu, Nanang Badruzzaman, menegaskan bahwa kesehatan pegawai merupakan aset penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Menurutnya, pegawai yang memiliki kondisi fisik yang baik akan mampu bekerja secara lebih optimal dan memberikan pelayanan yang berkualitas. Melalui kegiatan ini, Rutan Pasangkayu menunjukkan komitmennya untuk terus mendukung kesehatan dan kesejahteraan pegawai sebagai fondasi dalam mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berintegritas.
Rutan Pasangkayu Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis, Wujud Kepedulian Bagi Masyarakat
PASANGKAYU, 20 JUNI 2026 — Akses layanan kesehatan yang mudah dan terjangkau menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat. Menjawab kebutuhan tersebut, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pasangkayu menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis melalui Program Poliklinik Keliling (Polikel) yang digelar di halaman luar rutan, Sabtu (20/6). Kegiatan ini diperuntukkan bagi masyarakat sekitar dan para pengunjung sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan sekaligus upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui Program Polikel, masyarakat memperoleh berbagai layanan kesehatan secara gratis, mulai dari konsultasi medis, pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga asam urat. Layanan tersebut diberikan langsung oleh tim kesehatan Rutan Pasangkayu yang terdiri dari dr. Riri Neliwanti, S.Ked., Ika Darmawaty, S.KM., dan Ilham Kurniawan, A.Md.Kep. Selain pemeriksaan kesehatan, masyarakat juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Kepala Rutan Kelas IIB Pasangkayu, Nanang Badruzzaman, mengatakan bahwa Program Polikel merupakan salah satu bentuk pelayanan sosial yang dihadirkan untuk membantu masyarakat memperoleh akses kesehatan yang mudah dan terjangkau. Menurutnya, kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang perlu mendapat perhatian bersama sehingga kehadiran layanan kesehatan gratis diharapkan dapat memberikan manfaat nyata sekaligus mempererat hubungan yang harmonis antara Rutan Pasangkayu dan masyarakat.Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang kegiatan berlangsung.
Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksakan kondisi kesehatannya sekaligus berkonsultasi mengenai berbagai keluhan yang dialami. Dengan suasana yang hangat dan penuh keakraban, kegiatan ini menjadi wujud komitmen Rutan Pasangkayu dalam menghadirkan pelayanan yang dekat dengan masyarakat serta mendukung peningkatan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Rutan Pasangkayu Gelar Pelantikan Mabigus dan Gudep
PASANGKAYU, 19 JUNI 2026 — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pasangkayu melaksanakan Pelantikan dan Pengukuhan Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) serta Pengurus Gugus Depan (Gudep) Pangkalan Rutan Kelas IIB Pasangkayu Masa Bakti 2026–2028 pada Jumat (19/06) pukul 09.00 WITA di Aula Rutan Kelas IIB Pasangkayu. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Bambalamotu, Dr. Suparman, S.Pd.I., M.Pd.I., serta dihadiri oleh jajaran pengurus dan anggota Gerakan Pramuka Pangkalan Rutan Kelas IIB Pasangkayu.
Pelantikan berlangsung khidmat melalui rangkaian pembacaan Surat Keputusan, tanya jawab pelantikan, pengucapan Tri Satya, pembacaan kesanggupan pengurus, penandatanganan berita acara, hingga penyematan tanda jabatan kepada para pengurus yang dilantik. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Rutan Kelas IIB Pasangkayu, Nanang Badruzzaman, A.Md.IP., S.H., M.H., resmi dikukuhkan sebagai Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) Pangkalan Rutan Kelas IIB Pasangkayu Masa Bakti 2026–2028. Pengukuhan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat organisasi kepramukaan di lingkungan Rutan Pasangkayu.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat peran Gerakan Pramuka dalam membentuk karakter, menanamkan kedisiplinan, meningkatkan jiwa kepemimpinan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dan semangat pengabdian. Melalui nilai-nilai yang terkandung dalam Tri Satya dan Dasa Dharma, Gerakan Pramuka diharapkan mampu melahirkan anggota yang menjadi pelopor dalam melakukan hal-hal positif, menghadirkan gagasan baru yang bermanfaat, serta menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat. Kepramukaan juga menjadi sarana strategis dalam membangun pribadi yang tangguh, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Kepala Rutan Kelas IIB Pasangkayu, Nanang Badruzzaman, menyampaikan bahwa Gerakan Pramuka bukan sekadar organisasi, melainkan wadah pembinaan yang mampu membentuk karakter serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan. Menurutnya, kepengurusan yang baru diharapkan dapat menjalankan program kepramukaan secara aktif, inovatif, dan berkelanjutan sehingga memberikan manfaat nyata bagi organisasi maupun masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar, sekaligus menegaskan komitmen Rutan Pasangkayu dalam mendukung pengembangan Gerakan Pramuka sebagai sarana pembentukan karakter dan kepemimpinan yang berkelanjutan.
Rutan Pasangkayu Perkuat Perlindungan Merek Dapur Rupaska
PASANGKAYU, 19 JUNI 2026 — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pasangkayu terus berkomitmen mengembangkan program pembinaan kemandirian warga binaan yang produktif dan berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui koordinasi yang dilakukan Kepala Rutan Kelas IIB Pasangkayu, Nanang Badruzzaman, A.Md.IP., S.H., M.H., bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, didampingi Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Hidayat, terkait penguatan perlindungan merek bagi Dapur Rupaska, program pembinaan kemandirian unggulan yang dikembangkan oleh Rutan Pasangkayu.
Pertemuan tersebut membahas langkah-langkah strategis dalam mendorong perlindungan hukum terhadap identitas Dapur Rupaska sebagai wadah pembinaan yang menghasilkan berbagai produk olahan pangan karya warga binaan. Melalui perlindungan merek, produk hasil pembinaan diharapkan memiliki identitas yang kuat, memperoleh kepastian hukum, serta memiliki peluang yang lebih besar untuk berkembang dan dikenal oleh masyarakat luas.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menyampaikan bahwa perlindungan merek merupakan bagian penting dalam pengembangan suatu produk karena tidak hanya memberikan perlindungan hukum, tetapi juga meningkatkan nilai tambah dan daya saing. Menurutnya, program pembinaan yang menghasilkan produk bernilai ekonomi perlu didukung dengan legalitas yang memadai agar dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Pasangkayu, Nanang Badruzzaman, menegaskan bahwa penguatan perlindungan merek Dapur Rupaska merupakan bagian dari upaya menghadirkan pembinaan yang berdampak nyata bagi warga binaan. Menurutnya, pembinaan tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan, tetapi juga harus mampu membuka peluang dan menumbuhkan kemandirian. Melalui perlindungan merek Dapur Rupaska, produk hasil karya warga binaan diharapkan memiliki identitas yang lebih kuat, semakin dipercaya masyarakat, serta menjadi simbol bahwa proses pembinaan mampu melahirkan karya yang bernilai, produktif, dan memiliki masa depan yang menjanjikan.
KPU Pasangkayu dan Rutan Pasangkayu Perkuat Sinergi Pemutakhiran Data Pemilih
Pasangkayu, 18 Juni 2026 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasangkayu melaksanakan koordinasi dengan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pasangkayu terkait pemutakhiran data pemilih. Kegiatan yang berlangsung di Rutan Pasangkayu tersebut diterima dan didampingi oleh Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Tri Ahmad Setiawan, S.Sos., sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antarinstansi dalam mendukung penyelenggaraan pemilu yang berkualitas.
Dalam pertemuan tersebut, KPU Kabupaten Pasangkayu menyampaikan rencana permintaan data pegawai dan warga binaan secara berkala setiap tiga bulan sekali. Data tersebut akan digunakan sebagai bahan verifikasi dan pencocokan guna memastikan daftar pemilih yang tersusun sesuai dengan kondisi aktual, sehingga hak pilih setiap warga negara yang memenuhi syarat dapat terakomodasi secara optimal.
Selain membahas kebutuhan data, KPU Kabupaten Pasangkayu juga menjelaskan bahwa format resmi penyampaian data masih dalam tahap persiapan dan akan segera disampaikan kepada pihak Rutan Pasangkayu. Setelah format tersebut diterima, Rutan Pasangkayu siap mendukung proses penyediaan data sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
Koordinasi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kolaborasi antara KPU Kabupaten Pasangkayu dan Rutan Kelas IIB Pasangkayu. Melalui kerja sama yang baik, kedua instansi berkomitmen mendukung tersedianya data pemilih yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan, sekaligus menjamin terpenuhinya hak konstitusional warga negara, termasuk warga binaan pemasyarakatan yang memiliki hak pilih sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Layanan Barber Dukung Pembinaan dan Kepercayaan Diri Warga Binaan di Rutan Pasangkayu
Pasangkayu, 19 Juni 2026 – Suara mesin cukur terdengar pelan dari salah satu sudut Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Pasangkayu. Di depan cermin, seorang warga binaan duduk tenang menunggu rambutnya dirapikan. Bagi sebagian orang, potong rambut mungkin hanya rutinitas sederhana. Namun di balik kegiatan tersebut, tersimpan proses yang lebih bermakna tentang menjaga harga diri, membangun kepercayaan diri, dan menumbuhkan keyakinan bahwa setiap orang selalu memiliki kesempatan untuk menjadi lebih baik.
Layanan barber yang dilaksanakan secara rutin di Rutan Pasangkayu merupakan bagian dari upaya pembinaan yang mengedepankan pendekatan humanis. Selain menjaga kebersihan dan kerapian penampilan warga binaan, layanan ini juga menjadi sarana untuk membangun kebiasaan positif serta menumbuhkan rasa percaya diri selama menjalani masa pembinaan. Di depan cermin, tidak ada masa lalu yang dipertanyakan. Yang terlihat hanyalah seseorang yang sedang berusaha memperbaiki dirinya hari demi hari.
Kepala Rutan Kelas IIB Pasangkayu, Nanang Badruzzaman, A.Md.IP., S.H., M.H., mengatakan bahwa pemasyarakatan pada hakikatnya adalah proses mempersiapkan warga binaan agar mampu kembali menjalani kehidupan yang lebih baik di tengah masyarakat. Menurutnya, perubahan tidak selalu lahir dari program-program besar. Terkadang, perubahan justru tumbuh dari perhatian terhadap hal-hal sederhana yang mampu membangkitkan semangat, menjaga harapan, dan mengembalikan kepercayaan diri seseorang. “Setiap warga binaan memiliki kesempatan yang sama untuk memperbaiki diri. Tugas kami adalah menghadirkan lingkungan pembinaan yang mendukung proses tersebut agar mereka tetap memiliki harapan, motivasi, dan keyakinan untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Di tempat yang sering dipandang sebagai akhir dari sebuah perjalanan, Rutan Pasangkayu terus berupaya menghadirkan ruang untuk memulai kembali. Melalui layanan barber dan berbagai program pembinaan lainnya, warga binaan tidak hanya diajak menjaga kerapian penampilan, tetapi juga belajar menata kembali harapan yang sempat berantakan. Sebab pada akhirnya, pemasyarakatan bukan sekadar tentang menjalani masa pidana, melainkan tentang menjaga harapan agar tetap hidup dan memberi kesempatan bagi setiap orang untuk bertumbuh, berubah, serta kembali menjadi bagian yang baik di tengah keluarga dan masyarakat.