Kalau aku cari di KBBI arti kata sengkarut itu "berjalin-jalin, melilit-lilit" dan turunannya bersengkarut "tidak keruan, tidak menentu". Itulah memang "after taste" yang ditimbulkan oleh setiap cerpen yang ada di buku Sengkarut ini. Isinya ada 6 cerpen dari 4 penulis klasik ternama. Edogawa Ranpo, Natsume Soseki, Kaiji Motojiro, dan Ogawa Mimei. Kalau aku boleh bilang dari mulai cerpen ke-1 sampai cerpen ke-6, punya tingkatan kesemrawutan dari level terendah sampai level tertinggi. Kebetulan cerpen ke-6 ini judulnya "Kursi Manusia karya Edogawa Ranpo". Setelah baca cerpen ini langsung diem dan ada perasaan gelisah yang bercampur dengan kesal bergelut dengan logika yang bilang " Ini cuma cerpen kok, ga bakal ada yang kayak gitu". Dari ke-6 cerpen hampir semua berkesan buatku, tapi yang punya kesan mendalam selain kursi manusia, ada malaikat permen coklat dan bunyi misterius. Sengkarut | @penerbitmai | 96 hal | 🥳🥳Pulitzer Material!! #ikarireads #sengkarut #penerbitmai #klasikjepang #edogawaranpo #natsumesoseki #ogawamimei #kaijimotojiro #kumpulancerpen #bukuterjemahan https://www.instagram.com/p/CKN2bUhARlf/?igshid=ih0z1m8gvn0n











