Sang Penunjuk Jari Kadang manusia lupa, Allah sedang menutup aibnya daripada makhluk-Nya. Sembari lupa, seringkali manusia menunjuk makhluk lain atas aibnya, tanpa ragu. Sembari menunjuk, ia busungkan dadanya, si fulan/ah adalah pendosa atas diriku, aku adalah korbannya. Sayangnya, ada hal luput dari penglihatannya. Saat si tertuduh, menengadahkan tangannya, berdoa kala mustajab, mendekatkan diri pada Allah dan orang-orang baik. Dalam doa-Nya ia memohon ampun atas dosanya, dalam doanya ia memohon petunjuk. Saat ini, bisa jadi sang penunjuk jari tengah jumawa, atau bisa jadi, tuan/puan tengah membuka aib yang Allah tutupi, ah atau mungkin sudah menyesali, atau malah tetap ingin menunjukan jari kembali? Duh, Tuan/puan, jauhilah hamba, tak perlu kau tunjukan jarimu pada hamba. Silahkan buka sendiri aib tuan/puan. Hamba tiada turut campur. Hamba hanya sebutir debu, yang turut mendoakan fulan/ah yang tercabik hatinya kemarin. Semoga hamba bukan termasuk kaum penunjuk jari. In frame : #pantherthecat Yuk muhasabah, mumpung hujan daerah Pagedangan. #istighfar #tasbih #sadardiri #penunjukjari https://www.instagram.com/p/CJpY4GHFRn0/?igshid=17i6v0bcialg3
















