Please do not post without a source
seen from France
seen from China

seen from United States

seen from United States
seen from Malaysia

seen from Denmark

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from Denmark

seen from United States

seen from Singapore

seen from Malaysia

seen from Singapore

seen from China

seen from Singapore
seen from Malaysia
seen from Malaysia
seen from Yemen
seen from Singapore
Please do not post without a source
Perang pandan is a Balinese tradition of ritual combat with clubs made of pandan at Tenganan Village. Perang pandan is a Balinese tradition of ritual combat with clubs made of pandan (Pandanus amaryllifolius) at Tenganan Village.
Perang Pandan Ritual at Tenganan Village, Karangasem Bali Perang Pandan Ritual at Tenganan Village, Karangasem Bali
Siapa yang tidak kenal dengan Bali? Semua wisatawan yang menyukai wisata budaya pastinya pernah datang atau hanya sekedar mendengar nama Pulau Dewata dengan seribu Pura yang menghiasi. Tidak hanya keindahan seribu Pura yang di miliki, namun juga keindahan alam akan membuat anda tidak ingin beranjak dari pulau Dewata.
Selain alam dan budaya yang akan memanjakan anda saat berlibur, anda juga bisa berkunjung ke desa tradisional yang masih mengedepankan adat dan budaya para tetua jaman dahulu. Anda juga bisa ikut serta melakukan aktifitas yang dilakukan oleh masyarakat di desa tersebut.
Salah satu desa tradisional dengan budaya yang unik di Bali yaitu Desa Tenganan. Desa Tenganan terletak di Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem. Desa Tenganan merupakan salah satu desa dari tiga desa Bali Aga, selain Trunyan dan Sembiran.
Yang dimaksud dengan Bali Aga adalah desa yang masih mempertahankan pola hidup yang tata masyarakatnya mengacu pada aturan tradisional adat desa yang diwariskan nenek moyang mereka. Bentuk dan besar bangunan serta pekarangan, pengaturan letak bangunan, hingga letak pura dibuat dengan mengikuti aturan adat yang secara turun-temurun dipertahankan.
Desa Tenganan juga merupakan desa kerajinan kain Gringsing. Kain Gringsing ini merupakan kain tenun khas desa Tenganan. Pengrajin kain Gringsing hanya ada satu di Indonesia, sehingga kerajinan kain Gringsing ini sudah terkenal di seluruh dunia.
Selain kain Gringsing, di Desa Tenganan juga terdapat tradisi yang unik yaitu Perang Pandan atau Mageret Pandan. Perang Pandan adalah ritual sepasang pemuda desa, saling sayat menggunakan duri – duri dari daun pandan di atas panggung yang digunakan khusus untuk tradisi ini. Akibat sayatan duri daun pandan tersebut, akan menimbulkan luka di punggung pemuda desa. Setelah selesai perang pandan, luka tersebut akan diobati dengan obat tradisional antiseptik dari bahan umbi – umbian. Luka tersebut akan mengering dan sembuh dalam beberapa hari. Tradisi ini dilakukan untuk melatih mental dan fisik warga desa Tenganan.
Dengan berkunjung ke Desa Tenganan ini anda tidak hanya dapat menikmati liburan yang berkesan tetapi anda juga mendapatkan pengetahuan tentang bagaimana kehidupan di salah satu desa tradisional di Pulau Dewata.
Berkunjung ke Desa Kain Gringsing
Siapa yang tidak kenal dengan Bali? Semua wisatawan yang menyukai wisata budaya pastinya pernah datang atau hanya sekedar mendengar nama Pulau Dewata dengan seribu Pura yang menghiasi.
Berkunjung ke Desa Kain Gringsing
Siapa yang tidak kenal dengan Bali? Semua wisatawan yang menyukai wisata budaya pastinya pernah datang atau hanya sekedar mendengar nama Pulau Dewata dengan seribu Pura yang menghiasi.
Berkunjung ke Desa Kain Gringsing Siapa yang tidak kenal dengan Bali? Semua wisatawan yang menyukai wisata budaya pastinya pernah datang atau hanya sekedar mendengar nama Pulau Dewata dengan seribu Pura yang menghiasi.
New Post has been published on Tangtungan - Pencak Silat Bagi Dunia http://www.tangtungan.com/perjalanan-mencari-silat-sebuah-catatan-bagian-12/ Ara terduduk termenung di tempatnya menyepi lereng gunung Manglayang. Telah sekian lama dia mempelajari silat. Tapi apa sebetulnya esensi dari silat itu sendiri ? Apa sebetulnya yang harus di temukan dalam silat ? Kenapa begitu banyak aliran tapi begitu banyak rahasia ? Kenapa semua rahasia itu... writen by mprasodjo
Perjalanan Mencari Silat (Sebuah Catatan Bagian 12) - http://www.tangtungan.com/wp-content/uploads/2013/04/Imagine_of_Fotografer_by_mprasodjo-1.jpg Ara terduduk termenung di tempatnya menyepi lereng gunung Manglayang. Telah sekian lama dia mempelajari silat. Tapi apa sebetulnya esensi dari silat itu sendiri ? Apa sebetulnya yang harus di temukan dalam silat ? Kenapa begitu banyak aliran tapi begitu banyak rahasia ? Kenapa semua rahasia itu... http://www.tangtungan.com/perjalanan-mencari-silat-sebuah-catatan-bagian-12/ writen by mprasodjo