Menata dan Menyembunyikan
Aku memilih untuk diam. Aku memilih untuk bersabar terhadap apa yang telah ditakdirkan terjadi, setidaknya pada diriku. Biarlah semua menjadi rahasia dan tak ada orang yang menggoda ketika kita bercerita semeja.
Biarlah semua aku simpan rapi, sehingga kamu tak terbebani fikiran akibat sikap tak dewasa yang aku lakukan. Aku tak ingin merusak suasana. Kita tetap bisa bermain bersama teman yang lain, bersenang-senang setelah melewati hari yang melelahkan.
Biarlah aku menata dan menyembunyikan semua. Mengorbankan waktu, mengorbankan hasrat agar kita yang di masa depan dapat bersatu dalam keredhaan.