Persetan!
Persetan!
Oh, menariknya dunia yang sudah pasti. Kau tak perlu susah payah menjalani kehidupan. Kau tak perlu mengenal namanya kesedihan dan kau tak perlu berpikir bagaimana semua ini bisa terjadi. Karena kau akan menghindari segala yang tak kau suka. Bukan kah begitu, sang keturunan adam dan hawa?
Hidup ini membuat pusing kepalang. Masalah silih berganti, kebahagian kian tersamar seperti sinar matahari yang tertutup awan mendung. Tetesan air mata lebih deras dibandingkan air hujan yang mengguyur bumi.
Persetan dengan proses! Saat ini, manusia menyukai dengan segala hal yang pasti.












