[Posyandu Desa Ana Onembute] Setiap bulan di tanggal 28 adalah tanggal dimana Perawat Pencerah Nusantara Konawe @istiqomahnk dan Bidan Pencerah Nusantara @cha2charity bersama dengan Petugas Gizi Mujaemah, AMG dan Bidan Koordinator Nuryaman, AM.Keb harus berjibaku melalui jalan rusak bergelombang dan berlumpur sepanjang 3 km demi memeriksa masyarakat yang berada di lokasi terisolir dari jalan utama Kecamatan. "Ibu mau posyandu kan? Jangan lewat jalan yang dekat desa Kumapo, karena ban kita (baca: kamu, anda) nanti tertanam tak bisa lewat. Lebih mendingan lewat lorong (baca: gang) yang sebelah masjid, lewat kebun", teriak salah seorang ibu di pinggir jalan dekat puskesmas Onembute. Ternyata, jalan alternatif ini pun juga sama parahnya, membuat ban kami tertanam dan sepatu menjadi berlumpur. Sulitnya akses menuju masyarakat di desa tersebut tidak mengecilkan niat dan semangat kami untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. "Is, kamu yakin bisa lewat kan? Aku nggak perlu turun jalan kaki?" tanya Mbak Ema, Petugas Gizi Teladan Nasional RI Tahun 2011 "Mbak Ema, tenang mbak, aku sudah biasa offroad, hanya mbak Ema jangan bergerak ya" jawab @istiqomahnk "Ca, saya turun aja ya, saya jalan kaki aja. Saya takut" kata Bidan Nur "Hehe, oke baiklah, Bidan" jawab @cha2charity sambil tertawa. Kami bertiga terkekeh melihat Bidan Nur yang lebih memilih jalan kaki di sepanjang jalan dengan kubangan yang dalam karena takut ketika dibonceng motor. #NoFilter #PencerahNusantara #PencerahNusantara4 #PN #PN4 #PNKonawe #PN4Konawe #SayaPencerahNusantara (at Onembute, Sulawesi Tenggara, Indonesia)