#PrayForNTT&NTB Musibah bencana Banjir di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat, menelan korban ratusan jiwa meninggal dunia, puluhan lainya belum ditemukan, Rumah dan harta benda mereka hancur dibawa banjir. Kepala BNPB Doni Monardo mengatakan, hingga Rabu (7/4/2021) pukul 20.00 WIB korban meninggal dunia mencapai 138 jiwa. Menurut Doni, jumlah korban meninggal dunia di Flores Timur bertambah menjadi 67 orang. Kemudian, sebanyak 32 orang meninggal di Kabupaten Lembata. Kemudian, tercatat 25 orang meninggal di Kabupaten Alor, 4 orang meninggal di Kabupaten Malaka, 5 orang di Kabupaten Kupang, 2 orang di Kabupaten Sabu Raijua. Selanjutnya, tercatat masing-masing 1 orang meninggal dunia di Kabupaten Ende, Kota Kupang, dan Kabupaten Ngada. (Publikasi.Kompas. 07-04-2021) Kepala BNPB Doni Monardo juga memaparkan dampak-dampak lain terutama di Kabupaten Flores Timur. Dia mengatakan sebanyak 60 rumah terendam lumpur, 17 unit hanyut, lima jembatan putus, dan puluhan rumah terendam banjir di Kecamatan Adonara Barat, lalu ruas jalan Waiwadan-Danibao dan Numindanibao terputus di empat titik. (tirto.media. 06-04-2021). Musibah Banjir Bandang di NTT dan NTB adalah duka kita semua anak Negeri dalam satu bagian wilayah NKRI untuk saling bahu membahu meringankan beban mereka. Bergerak bersama, Gotong Royong Kemanusiaan dengan Aksi kita semua. #PrayFor NTT&NTB #fl (di Indonesia) https://www.instagram.com/p/CNbgIuBB_Z8/?igshid=4q2gcoi6lriv