Kabel diduga milik PT Telkom terpantau sangat mengganggu pengguna jalan di RT 06 Bilas, Kelurahan Pau, Manggarai.

seen from Canada
seen from United States
seen from Germany
seen from China
seen from United States
seen from China
seen from China

seen from Chile

seen from United States
seen from Canada
seen from China

seen from United Kingdom
seen from Vietnam
seen from China
seen from Vietnam
seen from United States

seen from United Kingdom
seen from Indonesia
seen from Germany

seen from Malaysia
Kabel diduga milik PT Telkom terpantau sangat mengganggu pengguna jalan di RT 06 Bilas, Kelurahan Pau, Manggarai.
Pendapatan Telkom Tumbuh 8,8 persen QoQ di Kuartal III
Liputanviral - Telkom menunjukkan kinerja yang sangat baik pada kuartal III dengan pendapatan tumbuh 8,8 persen QoQ dibanding kuartal II 2018. Pendapatan yang naik signifikan ini sebagai hasil dari upaya monetisasi layanan data dan pengendalian biaya yang berjalan dengan baik. Sebagai hasilnya, EBITDA dan Net Income tumbuh cukup tinggi masing-masing sebesar 35,5 persen dan 86,7 persen QoQ dibanding kuartal II tahun ini. Direktur Keuangan Telkom Harry M. Zen menyampaikan, kinerja kuartal III jauh lebih baik dibandingkan kuartal sebelumnya. Peningkatan ini merupakan hasil dari upaya Perseroan dalam memperkuat kinerja segmen bisnis mobile, disamping terus menumbuhkan segmen bisnis fixed line dan melakukan pengelolaan biaya secara efektif, ujar Harry melalui keterangan persnya, Selasa (30/10). Di kuartal III 2018, segmen bisnis mobile Telkomsel berhasil meraih pendapatan Rp23,0 triliun atau tumbuh 10,1 persen QoQ dibandingkan kuartal II 2018. Salah satu pendorong utama pencapaian ini adalah strategi yang tepat di segmen Digital Business Telkomsel yang tumbuh cukup tinggi. Segmen bisnis digital, khususnya layanan Data, masih menjadi mesin pertumbuhan Telkomsel dan mengkontribusi 54,2 persen dari total pendapatan Telkomsel di kuartal III 2018. Telkomsel juga berhasil melakukan pengendalian biaya dengan baik meskipun terus gencar menggelar BTS 4G di seluruh Indonesia. Biaya operasional Telkomsel mengalami sedikit penurunan sebesar 0,1 persen dibandingkan kuartal sebelumnya dan memberikan dampak terhadap kenaikan EBITDA sebesar 20,7 persen QoQ menjadi Rp12,4 triliun dan laba bersih sebesar 24,0 persen QoQ menjadi Rp6,6 triliun. Untuk meningkatkan kualitas jaringan dan menciptakan excellent customer experience untuk mendukung penggunaan data traffic yang tinggi, selama tahun 2018 Telkomsel telah membangun 22.578 BTS yang semuanya merupakan BTS 4G. Dengan penambahan tersebut, secara total, hingga akhir September 2018 Telkomsel telah membangun 50.755 BTS 4G. Sehingga, total BTS on-air Telkomsel mencapai 183.283 unit, dengan 72,5% di antaranya merupakan BTS 3G/4G. Pengembangan jaringan ini mendukung layanan prima kepada para pelanggan Telkomsel. Pada kuartal III 2018, jumlah pelanggan Telkomsel mencapai 167,8 juta di seluruh Indonesia, yang 112,6 juta di antaranya merupakan pengguna layanan data. Sementara itu Bisnis Digital Telkom semakin menunjukkan peningkatan yang signifikan di sembilan bulan pertama tahun ini dengan capaian pertumbuhan sebesar 21,2% dibanding periode yang sama tahun lalu, dengan mencatatkan kontribusi dominan sebesar 51,88% dari total pendapatan perseroan. Kinerja segmen bisnis Fixed Line Telkom juga terus mengalami penguatan. Pada Sembilan bulan pertama di tahun 2018, pendapatan dari layanan IndiHome tercatat sebanyak Rp9,0 triliun atau meningkat 57,7% dari tahun lalu. Kontribusi ini diraih berkat peningkatan produktivitas tenaga sales dan teknisi, diversifikasi produk yang menarik dan konten-konten berkualitas, serta sistem IT yang semakin andal. ARPU IndiHome juga meningkat dari Rp251 ribu pada kuartal II 2018 menjadi Rp 258 ribu pada kuartal III 2018. Selama sembilan bulan pertama 2018, pelanggan IndiHome bertambah 1,7 juta, sehingga total pelanggan hingga akhir September 2018 mencapai 4,7 juta atau meningkat 101,2% dibandingkan tahun lalu, di mana 52% di antaranya merupakan pelanggan layanan Triple Play. Sementara itu, untuk segmen bisnis Enterprise, dalam sembilan bulan pertama ini terdapat peningkatan pendapatan sebesar 18,9% YoY. Pertumbuhan di segmen ini diproyeksikan terus menguat seiring dengan tren digitalisasi bisnis di berbagai perusahaan-perusahaan di Indonesia. Telkom berada di posisi yang strategis dalam mendukung tren digitalisasi tersebut, karena kami memiliki jaringan konektivitas, data centers, hingga menyediakan beragam platform dan solusi berbasis teknologi digital yang terintegrasi. Di sisi lain, segmen bisnis Wholesale and International juga mengalami peningkatan 32,6% dari periode yang sama di tahun 2017. Segmen ini ditargetkan terus tumbuh hingga akhir tahun 2018, didukung oleh infrastuktur terutama backbone, baik domestik dan internasional. Sehingga di tengah persaingan industri yang semakin ketat, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) membukukan pendapatan Rp99,2 triliun pada sembilan bulan pertama 2018 atau tumbuh 2,3% dibandingkan periode yang sama tahun 2017. Sementara itu, EBITDA tercatat Rp 44,9 triliun dan laba tercatat sebesar Rp14,2 triliun. Saat ini, Telkom tengah menyelesaikan pembangunan sistem kabel laut Indonesia Global Gateway (IGG) yang diperkirakan rampung pada akhir 2018. IGG menghubungkan sistem kabel laut South East Asia Middle East West Europe 5 (SEA-ME-WE-5) dengan South East Asia United States (SEA-US). Pembangunan IGG merupakan milestone penting untuk menjadikan Telkom sebagai global digital hub. Telkom juga baru saja meluncurkan Satelit Merah Putih pada 7 Agustus lalu. Satelit Merah Putih membawa 60 transponder aktif yang terdiri dari 24 Standard C-band dan 12 Extended C-band yang menjangkau Asia Tenggara serta 24 Standard C-Band dengan jangkauan Asia Selatan. Selain untuk menyediakan akses information & communication technology (ICT) di wilayah-wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) di Indonesia, keberadaan Satelit Merah Putih juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap satelit asing. Telkom juga telah menerbitkan Medium Term Notes (MTN) dengan nilai Rp1,5 triliun, untuk memperbaiki profil hutang, dengan memperbesar porsi pinjaman dengan bunga tetap. Hal ini sebagai antisipasi atas potensi naiknya suku bunga dalam beberapa tahun ke depan. Telkom menawarkan MTN konvensional dan syariah ijarah, masing-masing dalam tiga seri. MTN tersebut berdurasi satu tahun, dua tahun, dan tiga tahun dengan bunga tetap atau bagi hasil masing-masing sebesar 7,25%, 8,0%, dan 8,35%. Sampai dengan akhir tahun 2018, Telkom mengalokasikan capital expenditure (capex) sekitar 25% dari total pendapatan Perseroan. Alokasi belanja modal terbanyak digunakan untuk mendukung bisnis broadband. Telkom terus fokus memperkuat infrastruktur untuk meningkatkan kualitas layanan yang mendukung excellent customer experience. Dengan jaringan infrastruktur yang kuat dan andal, diharapkan Perseroan dapat menciptakan sustainable competitive growth dalam jangka panjang, ujar Harry. Read the full article
Telkom sediakan layanan komunikasi kelas dunia di pertemuan IMF-World Bank
Liputanviral - PT Telkom Indonesia (Persero) atau Telkom menyediakan layanan informasi, komunikasi dan teknologi dalam menyukseskan pertemuan tahunan International Monetary Fund-World Bank Group 2018 mulai 8 hingga 14 Oktober 2018 di Nusa Dua, Bali. Direktur Enterprise Telkom, Dian Rachmawan mengatakan, TelkomGroup ditunjuk sebagai penyedia layanan Information & Communication Technology (ICT) AM IMF-WB 2018. "TelkomGroup sejak jauh-jauh hari sudah menyiapkan jaringan infrastruktur ICT kelas dunia, yang andal dan telah teruji. Secara keseluruhan, total peserta yang akan hadir mencapai 15.000 orang, sehingga dibutuhkan layanan ICT yang handal dan always on," kata Dian dikutip keterangannya di Jakarta, Senin (8/10). Annual Meeting IMF-WBG 2018 merupakan konferensi internasional terbesar di dunia dalam bidang ekonomi dan keuangan yang dihadiri Gubernur Bank Sentral dan Menteri Keuangan dari 189 negara anggota serta sektor swasta, akademisi, NGO dan media. Dalam mendukung penyelenggaraan IMF-WBG 2018 tersebut, TelkomGroup menyediakan infrastruktur ICT yang meliputi penyediaan Gateway Internet dengan kapasitas sampai dengan 40 Gbps yang dilengkapi dengan security firewall, penyediaan 1.170 access point wifi station dan penarikan Kabel LAN untuk 2.740 titik. Untuk kesiapan jaringan, Telkom telah melakukan penarikan kabel fiber optik 180 core ke lokasi penyelenggaraan. Selain itu, ditempatkan pula Tim Teknisi Network Telkom Siaga berjumlah 300 orang, 160 orang satuan tugas pengawalan AM IMF-WBG 2018, 110 orang engineer dan expert network (LAN, Wireless, Security) yang siap 24 jam untuk memantau setiap network element, baik traffic domestic maupun internasional. TelkomGroup juga menghadirkan layanan internet cepat, Mobile Broadband Telkomsel, dan wifi di seluruh venue, antara lain di Bali Nusa Dua Convention Center, Bali International Convention Center, Bali Nusa Dua Hotel, Nusa Dua Beach Hotel, Lagoon Hotel, Bandara Ngurah Rai dan Garuda Wishnu Kencana. Direktur Network Telkomsel, Bob Apriawan memaparkan, untuk layanan seluler, TelkomGroup menyediakan berbagai layanan 4G Telkomsel. Untuk menjaga performasi 3G dan 4G selama AM IMF-WBG 2018 berlangsung, Telkomsel telah menyiagakan lebih dari 1.500 BTS 3G dan lebih dari 1.000 BTS 4G di Bali. Sementara untuk meningkatkan coverage, capacity, dan capability di lokasi sidang berlangsung, tidak kurang dari 211 BTS 4G baru telah dibangun di wilayah Bali dan sekitarnya. "Telkomsel juga menyediakan 9 unit Combat (Mobile BTS), dan menyiapkan pusat pengendali operasi layanan di Nusa Dua dan Command Center di Denpasar dan Jakarta," kata Bob. Telkomsel juga telah menyiapkan ribuan kartu perdana simPATI Tourist Wonderful Indonesia untuk melayani kebutuhan komunikasi delegasi negara, tamu, peserta AM IMF-WBG 2018 serta turis mancanegara lainnya yang ingin menikmati layanan telekomunikasi berkecepatan tinggi. Melalui simPATI Tourist Wonderful Indonesia seharga Rp 100.000, pelanggan dapat menikmati gratis telepon selama 300 menit untuk panggilan internasional ke lebih dari 150 negara melalui layanan Voice over Internet Protocol (VoIP) 01017, gratis 300 SMS internasional ke seluruh negara di dunia, serta gratis layanan data sebesar 10 GB untuk mengakses Internet. Produk simPATI Tourist Wonderful Indonesia ini bisa didapatkan di 62 outlet yang tersebar di sekitar lokasi konferensi. Selain itu, Telkomsel juga menyediakan layanan non tunai berupa TCASH dan layanan cash in TCASH, di mana produk ini nantinya dapat memudahkan pelanggan jika ingin melakukan transaksi isi ulang pulsa, transfer uang maupun aktivitas lainnya dengan mengakses *800# setelah aktivasi produk. TCASH ini juga dapat dimanfaatkan oleh pelanggan untuk pembelanjaan dengan diskon hingga 30 persen di Paviliun Indonesia yang diikuti oleh lebih dari 170 UMKM di seluruh wilayah Indonesia, di mana program ini bekerjasama dengan situs blanja.com. Selanjutnya di sisi pelayanan, Telkomsel telah menyiapkan 3 GraPARI yang berlokasi di Mall Bali Galeria, Sunset Road dan Renon Denpasar serta 2 mini GraPARI di Mengwi dan Bangli, menyiagakan 6 Mobile GraPARI yang tersebar di berbagai lokasi strategis, serta menyiapkan booth layanan di lokasi strategis dan tempat menginapnya para peserta IMF-WB Forum 2018, seperti di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Westin Nusa Dua, Nusa Dua Beach Hotel, Laguna Resort, Melia Bali serta Club Med. Semua infrastruktur dan layanan tersebut dikendalikan dan dimonitor di TelkomGroup Integrated Operation Center (TIOC) yang berlokasi di Jakarta dan Bali. Sehingga setiap kemungkinan gangguan akan dapat diantisipasi sedini mungkin. Read the full article
Peresmian "Semarang Digital Kreatif" <SDK> ...... Dalam rangka Hari Jadi ke-2 Pusat Informasi Publik (PIP) Kota Semarang, Pemkot Semarang kembali mempersembahkan layanan publik digital pada masyarakat bagi komunitas digital ....... Gedung komunitas digital telah dilaunching kemarin oleh Bapak Walikota Semarang didampingi oleh Ketua Kadin Jateng, Rektor Udinus dan EVP Telkom Jateng DIY disaksikan oleh Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden dan Staf Khusus Kemenkominfo serta berbagai undangan ..... Setelah diresmikan dalam bulan ini pengelola SDK sedang menyiapkan manajemen mengajak jajaran komunitas yang telah mendaftar ..... Diharapkan 1 Desember 2016 mulai buka 24 jam untuk kegiatan komunitas digital ..... Gedung ini merupakan sekretariat bersama dan co working space bagi para komunitas digital di Semarang #pemkotsemarang #kadinjateng #udinus #pttelkom