Haluan yang Disuarakan 2
Lantunnya lembut
kularung kau di samudra ragaku
rasuklah pada jiwa-jiwa yang gundah
maka bergembiralah para pengendara waktu
karenamu kita menangis panasi luruh tanah-tanah yang runtuh.
Dan kami berkunjung untuk sekedar bergunjing
diujung masa ini kamu tetap tak mau patuh bukan ?
.
.
.
PR-un/ ‘19














