Kelanaku tanpa supir
Aku kira, aku akan disembuhkan dengan sesak nafasku
Ternyata, itu mungkin aku akan tetap kekurangan oksigen
Hampir beberapa kali kehabisan nafas
Aku ingin berkelana
Tapi aku tidak punya supir
Aku tidak bisa membaca peta
Aku hanya mempunyai roti dan nasi untuk mendapatkan tenaga
Untuk melanjutkan perjalananku
Beberapa kali aku salah jalan dan menemukan jalan buntu
Tapi disana sepi, tidak ada siapa-siapa yang bisa kutanya
Dan ku memutuskan putar arah, meskipun tidak tau harus kemana









