Aku akan menjagamu dari rasa pahit yang mungkin dulu kerap mengait hingga kau lupa untuk tetap berdiri dan bersahaja menjadi sesuatu yang luar biasa.
Bersabarlah hati,
Karena aku akan menjagamu dari jutaan harap yang menjamu tanpa kenal waktu, yang mungkin dulu seluruh harapan kerap menjadikanmu menjadi sesuatu yang mencintai ragu.
Bersabarlah hati,
Karena aku akan menjagamu dari rasa rindu yang tidak tau malu kerap datang untuk bertamu, yang mungkin dulu rindu cinta untuk mengundang sendu di ruang hatimu.
Bersabarlah hati,
karena aku mengajarimu berjalan dengan jutaan mimpi yang akan membuatmu kuat untuk berdiri tegap-hebat di kemudian hari tanpa tapi.
Bersabarlah hati,
karena aku mengisi tiap ruangmu dengan bulir ketulusan yang akan menjadikanmu seperti lautan terluas yang ada di bumi, pengubah keruh menjadi tak berarti.
Bersabarlah hati,
karena aku memupukmu dengan konsentrasi langkah yang sepadu bersama peluh, yang akan menjadikanmu tumbuh besar dan menjadi tempat untuk berteduh.
Bersabarlah hati,
karena aku menempamu dengan berbagai syarat dan pula syariat, pengubah biasa menjadi permata.
Bersabarlah hati,
karena aku mengenalkanmu dengan jarak pemacu langkah untuk menjadi kepingan yang teguh dan tidak mudah rapuh.