[[ Tidak Ada Hujan yang Mendua ]]
Ombak berjanji akan kembali, membawa cerita dan kenangan setelah menempuh jauhnya samudera.
Tapi, bisakah kita percaya padanya? Bahwa kita bukanlah satu-satunya pantai yang menjadi tempatnya pulang untuk berbagi cerita.
Mengapa tidak memilih untuk percaya pada langit? Datangnya memang tak secepat hembusan ombak, namun lihatlah apa yang dibawa langit.
Hujan-hujan yang turun, mereka hanya menetes, mengalir dan membasahi pasir pantai yang ternaung di bawahnya. Tidak ada hujan yang bisa mendua. Karena butir airnya tak akan jatuh bersamaan di dua tempat yang berbeda.
Hujan-hujan yang ikhlas turun, sebagai hadiah untuk mereka yang sabar dalam percaya.
Smg, 011021
©Maysaroh












