Disini, di ruang tulisanku, aku sengaja ingin menggunakan moment Ramadhan dengan program pribadiku "one week one story" Artinya, satu minggu satu cerita.
Namun nanti bukan pure cerita, tapi beberapa kalimat kalimat motivasi untuk diriku sendiri yang tidak direncanakan selalu tertuang saat sedang menulis seperti ini.
Bulan suci ini telah hadir kembali menyapa diri diri yang tengah terguncang kan hati jiwa dan fikirannya, memaksakan tiap tiap pribadi yang masih penuh rasa malu akan dosa dosa harus mengatur jadwal untuk meraih kebaikan di bulan Ramadhan ini.
Bukan tanpa alasan, karna dari seluruh penjuru dunia offline maupun online (sosial media) semuanya membahas topik yang sama, (amal ibadah, perbaikan, fastabiqul khairat, keutamaan bulan Ramadhan, ramadhan planner) dan lain lainnya. Bahkan menu masakan unik juga kan?.
Rasanya banyak yang berbeda walaupun orang-orang masih terus menegakkan kebiasaan baik seperti tadarus di masjid, takjil di pinggir jalan, membangunkan sahur dari masjid, tapi semua terasa berbeda, entah hanya aku yang merasakan atau orang lain juga.. Aku harus terus mensucikan diri ini hati ini, astaghfirullah..
~~Bulan Ramadhan, banyak yang menanti kehadiranmu, karna penuh dengan keberkahan di dalamnya. Jadikan kami umat umat muslim merasakan kenikmatan serta keberkahanmu, biarkan kami merasakan perubahan yang lebih baik atas dorongan kebiasaan dari bulan Ramadhan ini. Dunia semakin tak karuan, tapi kami tetap fastabiqul khairat.
~~ Btw, Ramadhan kali ini bisa pulang ke rumah di awal ramadhan. Alhamdulillah bisa dapet seminggu di rumah sebelum kembali ke kos dan makan beli jajan beli lagi. Bismillah, kuatkan diri ini ya Allah.
Setidaknya diri ini masih sadar akan kekotoran jiwa ini dan berusaha memperbaikinya.