Kuhitung-hitung jumat-sabtu-minggu-senin-selasa-dan besok rabu.
Artinya ini adalah detik-detik terakhir aku berada dikota yang menemukan sekaligus memisahkan kita.
Dari awal aku menginjakan kaki dikota ini, aku merasa ada puluhan kenang yang menyabutku dan seolah meminta diulang,
Dan itu tidak mungkin, karena tak ada pengulangan untuk (kita) dulu-
Aku mendatangi banyak tempat yang pernah kita datangi bersama,
Aku menelusuri banyak jalan yang pernah mengukir senyum simpul manis hingga tawa renyah yang tak bersuara, mengukir banyak cemas hingga tangis berbentuk lara,
Aku menemui banyak orang yang pernah kita temui bersama hingga kurasa aku tetap dicintai meskipun kau berhenti atau bahkan tidak pernah sama sekali mencintaiku,
Dan satu per satu kenang demi kenang kuhadapi, aku mengakui bahwa kali ini aku sudah cukup tenang mengakui bahwa, aku tidak bisa memaksakan rasa, memintamu seperti bagaimana aku kepadamu, saat yang seharusnya aku menyadari prihal hilang,
Disebagian tempat masih kulihat senyum simpulmu menyabutku,
Angin dingin kala merasuk sukma menjadi hangat sebab kurasa kau hadir meyambutku, namun disebagian tempat lainnya aku merasa kau telah hilang,
Sukmaku terasa biasa, meskipun aku tau kau meyambutku pada hilir lampu ibu kota, bagiku kau telah usai disana.
Kau tau? pada tempat yang membuatku banyak menghabiskan waktu bersamamu dulu
Ia tidak berubah, masih menenangkan sekaligus menakutkan.
Dan anehnya aku bahagia, bisa melewati tempat itu tanpa berat terasa didada.
Dan, hari ini aku bertemu dengan sahabatmu. Aku semakin yakin bahwa, tidak membalas apa yang kurasakan dan memilih untuk pergi adalah keputusanmu yang tepat, meskipun aku sangat amat membutuhkan waktu yang sangat tidak sebentar untuk bisa menyadarinya-
.
Hari ini aku banyak belajar, prihal saling menghargai antara manusia,
Aku denganmu
Kamu dengan sahabatmu,
Dan aku dengan sahabatmu,
Lalu aku, kamu dengan (kita) -
Sahabatmu bilang aku tumbuh menjadi perempuan yang semakin kuat setiap harinya,
Dan aku berucap syukur (Alhamdulillah)
Samarinda, terimakasih untuk setiap kali terapi yang kulakukan.
Huftd, lega? Iya in sha Allah.
Terimakasih cinta