menggeneralisir: teman.
‘nggak apa-apa, kok, di rumah masih ada banyak.’ ucap si Anu sambil cengengesan ketika salah satu temannya menanyakan boleh tidaknya kudapan favorit Anu dimakan sampai habis. Padahal ‘banyak’ yang Anu maksud itu arti sebenarnya adalah banyak tapi bukan punya dia, lalu ia nangis darah dalam imajinasi punya dia sendiri melihat mlinjo kesukaannya ludes dilalap teman yang ia sayangi. Tidak enak hati si Anu ini kalau menolak permintaan teman sendiri, terlebih bagi citra diri yang telah ia pupuk sedari dini.
‘nggak repot sama sekali lagi, santai aja.’ kata Cakra sambil merangkul mesra Wala, ketika lagi-lagi Cakra minta tolong untuk ditemani jalan-jalan ke mana-mana. Padahal kalau dibuatkan list daftar kegiatan Cakra dari kegiatan cabut-cabut duri kaktus sampai volunteer di luar sekolah itu sudah mirip total hutang makan siang dan malam di warung sebelah kos dari bulan purnama pertama sampai ke lima. Belum lagi tugas-tugas sekolah yang maunya dia bongkar muat ke kepala Wala saja, tapi yasudahlah, ya. Buat teman boleh, lah.
'ah enggak, begini doang aja, gak masalah~' kata si Embak ketika dihadapi dengan pernyataan maaf atas kelakuan yang merepotkan dari si Emas. Padahal sebelumnya si Embak gemas betul dengan kelakukan si Emas, sudah terbuat plot seram untuk membuat Emas berhenti memperlakukannya bagai makhluk nomor dua. Namun di depannya, Embak hanya tertawa pasrah menerima ujian kesabaran dari yang Maha Esa untuk bantu mengerjakan tugas-tugas sekolah si Emas yang repotnya naudzubillah.
'gak lama kok, aku juga baru sampai' ucap si Bima senyam-senyum asik kepada Sakti yang dengan santainya tanya apa ia sudah menunggu lama. Padahal aslinya Bima sudah menunggu satu jam lebih banyak menit-i trotoar jalan raya. Sakti yang membuang-buang waktu berharganya muncul dengan senyum yang tidak bisa menyembuhkan waktunya yang terkucur percuma. Tapi Bima tak enak hati kalau bilang sejujurnya, jadi lebih baik tidak membuat sakit hati teman yang tidak menghargai waktu punyanya daripada marah-marah seperti manusia seyogianya.
Lol. Kalau sama teman sendiri suka kelewatan baiknya.












