Kami adalah pilihan.. Kata kata itu yang selalu menguatkan aku tatkala aku mulai merasa resah dengan keadaan.. Bagi setiap orang mungkin keadaan ini konyol.. Ketikaa kami memilih hal yang memang jauh dari kata normal bahkan banyak orang yang menyebut ini hubungan abnormal.. Kami bukan tak mau mendengar keresahan setiap orang akan pilihan kami, hanya ternyata keyakinan kami lebih kuat dari pada pendapat setiap orang.. Dan kalian tau, terkadang pendapat itu ada yang menguatkan tapi ada juga yang membuat kami rapuh.. Kami memilih ini bukan tanpa alasan, kami hanya percaya dengan rasa dan takdir yang diciptakan Tuhan untuk kami.. Kami hanya berusaha mengelola rasa itu menjadi ikatan yang mungkin tidak orang pikirkan sebelumnya.. Kadang kami merasa risih, dengan berbaagai hal yang kami dengan seolah kami adalah orang bodoh yang mengetahui jalan yang salah tapi tak mau berbalik arah.. Kadang kami tak sanggup untuk menjelaskan hal yang mereka tidak pernah ketahui, bagi kami ini terlalu indah jika kami harus memilih jalan yang berbeda.. Berat? Iyah berat tapi kami percaya yang berat akan terasa ringan apabila kita yakin. Berat rasanya ketika kita hanya mampu merasa tanpa mampu melihat.. Tapi kalian tau, dengan keadaan seperi ini kami menjadi mampu mengeja rasa, kami menjadi mampu untuk peka dengan setiap yang terasa.. Kami bukan tak pernah merasakan rapuh, kami pernaah ada di titik yang sulit, tapi kami percayaa dibalik kesulitan selalu ada kemudahan.. Kami sekarang sedang belajar untum menikmati waktu yang diciptakan Tuhan walaupun di tempat yang berbeda.. Kami sekarang sedang belajar untuk memantaskan diri hingga pada akhirnya datang waktu yang tepat.. Kami sekarang sedang berjuang untuk bisa merasakan keadaan, menikmati semesta di tempat yang sama..