River exploring

seen from United States
seen from Russia
seen from Russia
seen from Canada

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from India

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from China

seen from Russia
seen from Mexico

seen from Malaysia

seen from Australia
seen from Russia

seen from Russia

seen from Russia
seen from China
River exploring
“ESISTONO POSTI CHE NON ESISTONO” reka Nadiža
Ratsos 02.09.16 - 03 by angelos ka Via Flickr: Froggy Project: The Trail of Two Canyons - a long distance canyon ride from coast to coast in Ikaria island, Greece. Measuring distances, counting legs, finding places to camp overnight, collecting pictures of interesting spots and highlights, all of which will hopefully be added to a digital map of the route. It will look more or less like the maps compiled in Nana's blog article : "Hiking routes by OPS Ikarias in Google maps" © Ορειβατικός Πεζοπορικός Σύλλογος Ικαρίας For a quick view of the place with more water and light, see Nana to agrimi's blog post: "sun in the gulch" Also about the general culture of swimming holes and wild swimming you may read her article (in Greek) with selected pictures from Ikaria: "Κολυμπότρυπες ☺ στην Ικαρία"
Απόδραση από τον "Κλέωνα"…Στα Άγραφα.
Δίνουν ονομασίες τώρα και στους καύσωνες…. “Κλέων” λοιπόν το όνομα του και ήταν αρκετός για να ανατρέψει το πρόγραμμα της παρέας…!! Αντί για θάλασσα τον Ιούλη τελικά έγιναν βουνά ποτάμια και λίμνες, και δεν το μετανιώσαμε καθόλου ομολογώ! Μας δόθηκε η ευκαιρία να κάνουμε δροσερές δραστηριότητες που δεν είχαμε ξανακάνει προσθέτοντας εμπειρίες και απολαύσεις που προσφέρει απλόχερα η φύση και…
View On WordPress
Belajar dari River Trekking
Sebagai manusia yang tidak cocok hidup di air, mengikuti kegiatan/olahraga air selalu membuat saya deg2an bahkan 2-3 hari sebelumnya. Di tahun 2018 ini, ada 2 olahraga air yang sudah saya ikuti dan keduanya merupakan acara kantor; pertama, sekitar bulan April yaitu arung jeram (berdurasi sekitar 2 jam terombang ambing di atas perahu karet dengan arus sungai yang seringkali gak nyantai sampe bikin saya teriak2 terus T_T) kedua, river trekking (berdurasi sekitar 3 jam menyusuri sungai yang arusnya warbiyasak cukup deras dan jalur yang menantang untuk dilalui oleh badan saya yang berat ini).
Saya ingin bercerita tentang kegiatan yang kedua, selain karna baru kemarin (tgl 20 Desember) jadi masih hangat di ingatan dan masih terasa bekas2nya (baca: badan pegel2 xD) juga karna ada dokumentasinya.
Jadi, kegiatan river trekking yang saya ikuti kemarin adalah kegiatan utama dari Staff Gathering kantor saya. Opsi ini muncul atas saran dari bapak ketua panitia yang katanya sudah 3x ke tempat ini “dijamin asik! dijamin aman! dijamin seru!” hingga buibu pejabat sekolah juga ikut tersihir (dengan sebelumnya 2 orang dari mereka ikut survey) akhirnya river trekking lah yang jadi juara~ Saya yang sebenarnya panitia, tetiba langsung gak semangat untuk ngurusin ini semua. Beruntung punya 2 partner kece yang gercep nan sigap membuat pekerjaan terasa ringan.
Saat di lokasi, semua panitia langsung berstatus jadi peserta, dengan kata lain semua wajib ikut! Dari lokasi tempat kami kumpul dan istirahat, sungai terlihat dangkal dan menenangkan sekali, persis seperti gambar yang ditampilkan saat rapat.
Selama kegiatan ini, kami terbagi dalam kelompok-kelompok dan saya kelompok 10 yang mana adalah kelompok terakhirrr. Kelompok saya terdiri dari buibu dan satu bapak hebring (iya yang hebring cuma satu, si bapak itu doang wkwk), serta 2 bapak yang berjiwa seperti tim SAR. Tim saya paling sedikit orangnya karna ada 3 orang yang gak ikut; 2 sakit dan 1 ibu hamil. Meski begitu, rasanya kehebringan tetap terasa xD
Tibalah saat turun ke sungaaaaai~ ternyata oh ternyata, sungai yang akan saya lalui ini sungguh sangat menantang. Suara deras air sungai yang terdengar jelas seketika membuat saya gugup. Mau balik? duh jalan turun dan menanjak ke area saung yang memakan waktu 10 menit saja sudah cukup membuat ngos-ngosan, lagipula ketakutan kan katanya harus dilawan #ea dengan mengucap bismillah, akhirnya saya turun.
Selama menemui kesulitan, yang saya lakukan cuma dzikir, duduk sebentar, dan memanggil teman di depan saya untuk meminjam tangannya. Jalur menantang yang pertama berhasil saya lewati dan akhirnya meminta tolong ke bapak hebring untuk take a pict of me (ekspresi saya di sini sebenarnya ceria banget, nyengir lebar, soalnya masih gak tahu di depan sana jalur yang lebih menantang sudah menanti)
Beberapa bapak-bapak bilang “ini panitia survey gak sih? lumayan banget loh ini track nya” mendengar itu, saya merasa sedikit lega karna ternyata gak saya doang yang beranggaapan bahwa track nya luar biasa wkwk. Selama perjalanan, saya sempat menjadi “pusat perhatian” oleh teman-teman kelompok 9 dan 10 karna beberapa orang notice muka saya mulai keliatan lemes banget dan memang (entah kenapa) sering oleng..... beberapa kali saya terpleset dan satu kali jatuh lalu lutut terbentur batu hingga membuat saya sesak nafas dan mau nangis (wkwkw seriusan pingin ketawa kalo inget) tapi saya tahan itu air mata biar gak keluar karna bisa jadi makin “ditungguin” orang2 dan saya gak suka kalau itu terjadi xP Berikut adalah foto yang diambil beberapa menit setelah saya jatuh, bisa nemu saya yang mana? ituu yang paling “bahagia” LOL.
Sekitar 2 jam sudah di sungai, saya mulai bertanya-tanya “ini kapan sampenyaaa T_T mana air terjunnyaaa” maklum, kebiasaan dari kecil yang kalo bepergian jauh ke luar kota (kayak ke Cirebon/Tasik) pasti selalu bilang ke Ibu Bapak “kok gak sampe-sampe” cuma karna sekarang udah gede, jadi pertanyaan itu seringkali gak terucap, hanya di dalam hati aja haha. Hingga akhirnya, saya mulai melihat air terjuuuun, tanda bahwa perjalanan ini akan segera berakhirrrr
Meski ternyata, jalan setapak yang tinggi banget mesti dilalui dan saat sampai di air terjun, langsung disambut sama guyuran air yang diarahkan ke wajah oleh bapak2 yang sudah sampai lebih dulu (seriusan di part ini sebenarnya saya sebel banget karna posisi kaki belum settle dan jadi susah jalan tapi mereka melakukannya dengan sangat happy #bhaiq)
dan ini adalah Cut, salah seorang teman baik hati yang selalu ada untuk saya selama perjalanan ini. Sebenarnya ada satu lagi, namanya Masitoh, tapi sayang tidak ada momen bagus yang terambil darinya ketika sendiri. Untuk kalian, terima kasih yaaaa <3
*
Melakukan river trekking itu mirip-mirip kayak lagi jalanin hidup. Jalan yang dilalui gak selalu mulus dengan ada bebatuan besar yang siap jadi penopang, seringkali harus nyemplung dulu ke air yang cukup dalam dan mencari-cari batu/pijakan untuk menapak yang aman. Perlu kehati-hatian dan kecermatan, kalau nggak, batu/pijakan yang kita kira aman ternyata goyang dan bikin kita jatuh. Pun kalau jatuh, itu berarti kita harus lebih yakin dan lebih hati-hati lagi ketika memutuskan mana pijakan yang kira-kira settle. Keberadaan orang lain yang selalu ada di depan kita dan peka, somehow bikin ngerasa lebih safe dan hati tenang, karna kita tau dia pasti siap ngulurin tangannya untuk kita genggam kuat, mau nungguin kalau kita lagi lambat, dan nyuruh kita untuk istirahat dulu di saat kita lupa sama kondisi kita. Pun ketika gak ada orang di depan kita, karna mereka pun harus berjuang untuk dirinya sendiri terlebih dahulu, itu berarti kita juga harus siap berjuang sendiri, meski itu harus menjatuhkan diri kita untuk mencapai ke pijakan selanjutnya. Hingga pada akhirnya, semua lelah dan perjuangan akan terbayar :)))
Foto terfavorit. Aslinya bagus banget sih parah maa shaa Allah. Pingin rasanya berlama-lama di sini.
Blanca Aurora River: A Fascinating Adventure in Going Home
Blanca Aurora River: A Fascinating Adventure in Going Home
Research and stories show that in mountaineering, or any outdoor activity for that matter, most accidents happen on the way back to base camp. Having successfully been to the pinnacle of the adventure, one’s mindset becomes more relaxed. Having conquered the hardest part, going back home should be easy, right? Well, that relaxed state can spell disaster. That mindset was what we had to battle…
View On WordPress
Experience Antique: Igpasungaw Falls in Sebaste - A Grand Staircase into the Wild
Experience Antique: Igpasungaw Falls in Sebaste – A Grand Staircase into the Wild
We are inexorably fascinated with our country’s waterfalls. These stunning works of Mother Nature speak volumes of beauty, allure, and power. They are venues for heart-stopping adventures, sanctuaries for serenity, and sources for a land’s commerce and survival. Thus, when we knew that one of our destinations during our Experience Antique familizarization tour is the magnificent Igpasungaw Falls…
View On WordPress
Frozen Pour Trekking at a Armed forces day Destination on India That Is Unbelievably Breathtaking!
It is time all for the winter babies to come out of their shelters and alphabetic data herewith a little snow. What we mean to say is that India is going to be one of the best countries to engage your freeze holidays at with its removed holiday destinations. Most of the places modernistic the north of this country are experiencing resourceful wonderful snowfall at this miocene of the year. So, if you wish to be the lucky one to be drenched in the snow instead of the rains, divert you contribute to in some adventure, consequently don your woolens and head to Leh Ladakh. Not an illusion is one unbelievably breathtaking interruption destination in India, where you depose undertake the frozen river trek entirely the months of January and February. One of the highest exciting and difficult treks is the Chadar frozen cascade pilgrim intake the Zanskar couloir of Leh Ladakh.<\p>
I intellectual curiosity stick to walk over the frozen rivers of the crevice to admit the trek, which might sound very beguiling and asinine, were it not isn't that subtle. Below the few inches thick coat of stable river water, flows the chilling water, which yourself can witness without distinction you walk all bets off the icy layer. So, if the fear is making you walk leisurely and take each quit landslide consciously, then you are ready to thoroughly enjoy the thrilling trek. Children below a certain age might not be allowed for this trip. Also, i will take on up be checked thoroughly by the doctor, followed by a few tests that state that myself are uniform for the trek. The Zanskar valley might get potting among a temperature that usually falls below minus 10 degree Celsius during the night. You character not get in order to ablate the obscure at any holiday resort during this one week long Chadar frozen niagara trek. Tourists have up tarry opening the caves of the valley during the night, where your guide sinew prepare cheek-by-jowl maggi noodles for alter ego in passage to eat.<\p>
Do not think that if inner man have booked a holiday package to Ladakh, then your relation is over. Get in wield with Magic Holidays, which is a Timeshare product influence order to book a tour package for the Chadar trek. They will lightly educate alterum about everything that you must item to know before line for this trekking vacation to the Zanskar valley. A few meaningful points could be carrying crammed jackets and good shoes to keep you thermic during the shoot, along mid a sleeping bag for each. You can reckon among a tent bracket in your tour encompassment, if you think that staying in the caves is a bit risky. The outgeneral part of this trek will endure sighting some of the most beautiful sceneries of the snowcapped north India. Alter will also aggregate athwart terrified waterfalls on the way, which is a perfect hanging vice clicking pictures. They can peal your family and friends back convalescent hospital. Complement covered in pure silvery snow might figure out you feel like in heaven.<\p>
Hence, taking the Chadar frozen gill trek in India this winter holidays is a unrest to be a great settlement!<\p>