Balada (Privasi) Cinta Rizieq
Sekarang ini, masyarakat harus selalu berhati-hati dalam memanfaatkan internet untuk segala kebutuhan sehari-harinya. Karena apa pun yang kita lakukan di internet dapat mengancam privasi kita sendiri. Saat kita mengunggah foto ke media sosial, menyantumkan lokasi di post yang kita buat, hingga kegiatan yang bersifat pribadi seperti menggunakan aplikasi chat room untuk mengobrol dengan orang lain pun memiliki potensi untuk dapat diakses oleh orang lain. Bahkan smartphone yang kita isi dengan file-file pribadi kita ternyata juga memiliki celah untuk dapat diakses oleh orang lain menggunakan berbagai software.
Menurut Helmy Prasetyo (2012), privasi adalah tingkatan interaksi atau keterbukaan yang dikehendaki oleh seseorang pada suatu kondisi atau situasi tertentu, dimana situasi yang dirasa sebagai privat atau tidak yang menentukan adalah subjektivitas dan kontrol (ruang interpersonal dan territorial) dari seseorang tersebut. Terkait dengan hal ini, menurut Sparck-Jones (2003), internet memungkinkan untuk melakukan komunikasi dua arah secara interaktif dan dapat dijalin pada kehidupan masyarakat secara intim lebih dari media yang lain seperti menghubungkan orang dengan tempat dan orang dengan orang. Dengan demikian, hal ini akan menimbulkan ancaman privasi informasi.
Salah satu kasus tersebarnya konten privasi seseorang yang tengah ramai dibicarakan saat ini adalah tersebarnya chat dan foto “vulgar” melalui WhatsApp yang sempat dicantumkan dalam website baladacintarizieq.com. Kasus ini menyangkut Firza Husein dan Habib Rizieq sebagai dua orang yang terlibat dalam chatting WA tersebut. Meskipun chat tersebut telah dilakukan pada Agustus 2016, kenyatannya chat tersebut dapat diakses pada Februari 2017, menandakan bahwa “pencurian” chat tersebut dapat dilakukan kapan saja dan bertepatan dengan memanasnya suhu politik di Pilkada DKI Jakarta. Chat ini seakan bertujuan untuk “membunuh” karakter Habib Rizieq yang selama ini dikenal sebagai ulama yang dihormati pengikutnya.
Sampai saat ini kasus tersebut masih bergulir dalam penyelidikan kepolisian. Firza Husein sudah ditetapkan menjadi tersangka pelanggaran UU Pornografi. Terdapat beberapa pernyataan yang mengisyaratkan bahwa kasus ini bukanlah rekayasa. Dilansir dari hukum.rmol.co, Effendi Saragih seorang ahli hukum pidana Universitas Trisakti memberikan pendapatnya mengenai kebenaran dari kasus ini. "Saya tidak melihat apakah ini dibuat-buat atau tidak. Yang pasti sesuai fakta-fakta yang ditunjukkan ke kita (ahli), tidak ada dibuat-buat. Saya pikir itu ya," jelasnya. Hal ini dipertegas kembali dengan pernyataan Abimanyu Wachjoewidajat selaku pakar telematika, bahwa ia juga membenarkan bahwa foto dan chat antara Rizieq dan Firza adalah asli.
Pelaku penyebar chat dan foto tersebut sampai saat ini masih belum dilacak. Kesulitan melacaknya dikarenakan website baladacintarizieq.com yang ternyata didaftarkan menggunakan identitas yang anonim. Selain identitas yang anonim, ketika suatu perangkat mengakses sebuah situs, yang dapat terlacak hanyalah IP address nya saja, sehingga sangat sulit untuk mengetahui siapa dalang dibalik situs baladacintarizieq.com tersebut.
Sebenarnya, ketika sebuah situs web dibuat, pembuatnya harus menyertakan informasi dari pemilik website tersebut kepada organisasi non-profit Internet Corporation for Assigned Name and Number atau ICANN. ICANN adalah organisasi yang mengatur IP address dan domain yang ada di internet. Adapun informasi yang diberikan oleh pembuat situs website kepada ICANN, yaitu nama, nomor telepon, alamat lengkap, dan alamat e-mail. Informasi yang dimiliki ICANN tersebut berfungsi sebagai alat untuk memverifikasi siapa yang memiliki situs web tersebut. Namun, sekarang banyak sekali orang yang menggunakan identitas palsu ketika mendaftarkan situs websitenya untuk melindungi privasi pemilik. Ada beberapa alasan mengapa pemilik website tersebut menyembunyikan identitasnya, salah satunya adalah ditujukan untuk hal negatif.
Melihat fenomena tersebarnya chat Whatsapp Habib Rizieq dan Firza Husein, kami sempat memikirkan bagaimana caranya foto tersebut tersebar di dunia maya. Salah satu cara yang kami temukan adalah melalui aplikasi Whatscan. Sebenarnya tujuan awal dibuatnya Whatscan ini untuk mempermudah pengguna Whatsapp membuka aplikasinya di ponsel, laptop, Ipad, atau device lainnya. Namun aplikasi ini justru dapat disalahgunakan untuk melihat aktivitas WA milik orang lain. Berikut ini adalah tahapan cara melakukannya :
Ternyata kita bisa mengakses akun Whatsapp milik orang lain hanya dengan menginstall aplikasi tersebut dan dengan cara yang sangat mudah sebagai orang yang awam mengenai persoalan hacking. Padahal Whatsapp telah menyatakan bahwa mereka menggunakan fitur end-to-end encryption. Fitur ini sebenarnya bertujuan agar percakapan dan apapun yang kita tukarkan dengan orang lain melalui Whatsapp tidak akan bisa diakses oleh orang lain dan tidak terbaca saat disadap.Jadi percakapan hanya dapat diakses oleh pengirim dan penerima, bahkan Whatsapp sendiri tidak bisa melihatnya. Namun ternyata sekuritas ini masih memiliki celah yang bahkan dapat ditembus oleh orang yang awam sekalipun hanya dengan mencari cara untuk hack Whatsapp di Youtube.
“Because your privacy is more important than you think yourself” - Bram Bonné
Daftar Referensi
Prasetyo Y., Helmy. (2012). Kebijakan Informasi dan Privacy. Jurnal Universitas Airlangga. Diakses pada tanggal 21 Mei 2017 dari http://web.unair.ac.id/admin/file/f_34502_Inf_Policy_Privacy.pdf
Zaenudin, Ahmad. (2017). Melacak Pembuat Baladacintarizieq.com. Diakses pada tanggal 21 Mei 2017 dari https://tirto.id/melacak-pembuat-baladacintarizieqcom-cid9
Reynald. (2017). Saksi Ahli: Chat Whatsapp Rizieq-Firza Bukan Rekayasa. Diakses pada tanggal 21 Mei 2017 dari https://seword.com/politik/berita-terbaru-saksi-ahli-sebut-chat-whatsapp-rizieq-firza-dan-foto-bugil-bukan-rekayasa/
https://www.youtube.com/watch?v=r283cGQ0Vv8
https://www.youtube.com/watch?v=zsboDBMq6vo
https://youtu.be/7ZRo1-yFPRY
http://sidomi.com/wp-content/uploads/2017/05/Meme-Chat-Mesum-Habib-Rizieq-Firza-Husein-640x491.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-Hzhsz_-LHDs/WI7ai4xzu2I/AAAAAAAAAjg/NLZ7c_BGqjo-WWspfzdnx7s2EMXAjqmuQCLcB/s640/rizieq5.PNG
https://anekainfounik.files.wordpress.com/2017/02/chat-mesum-diduga-habib-rizieq-dan-firza-husein.jpg
Ditulis Oleh:
Almira Zhafarina (1506686141) Izza Namira (1506736442) Putu Intan Raka Cinti (1506755624)








