Terima kasih tuhan, anak kecil dalam diriku hari ini belajar untuk dewasa, karena sang kekasih pemilik sebagian kecil dari hati ini hadir memberi pelajaran yang berarti—bahwa sabar bukan hal merugikan, bahwa sabar ialah makna dari mencintai.
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Canada
seen from Sweden
seen from Türkiye
seen from United States
seen from Qatar
seen from China
seen from United States
seen from Qatar
seen from United States

seen from United States

seen from Malaysia

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from China
seen from Malaysia
Terima kasih tuhan, anak kecil dalam diriku hari ini belajar untuk dewasa, karena sang kekasih pemilik sebagian kecil dari hati ini hadir memberi pelajaran yang berarti—bahwa sabar bukan hal merugikan, bahwa sabar ialah makna dari mencintai.
Luka
Lagi-lagi,
lukaku basah.
Semua karena diriku.
Berharaplah kepada tuhan.
Lagi-lagi kamu dibodohi perasaanmu sendiri.
lagi-lagi
Lagi-lagi aku kecolongan.
Momen indah kupikir akan segera berlangsung.
Nyatanya momennya hanya sementara.
Kupikir dia adalah sumbu kebahagiaanku.
Ternyata lagi-lagi hanya pengharapanku saja.
jangan hujan
hujan, yang hadir dan menyenangkan bagi beberapa makhluk hidup bukanlah bagian kesukaanku lagi. karena hujan hadir hanya pada beberapa momen kehidupan, sisanya dia pergi dan tak tau kapan kembali.
aku harap kamu bukan hujan, dingin dan hanya sebentar. tapi lebih dari itu, jadilah matahari, hangat dan selalu ada kapanpun waktu dan keadaannya.
Dapatkah?
Di cerita lainnya, Namamu tak lagi dalam urutan teratas chatting sosial mediaku, namun wujud mu masih menjadi urutan teratas pikiranku. Dapatkah kamu berwujud nyata dalam kehidupan? Kurasa di beberapa momen kehidupan hidup ini butuh pembuktian.