AIN’T A MULTITASK-ER
ketika kau adalah seorang mahasiswa s2 semester akhir, kau juga seorang anak yang giliran menikahnya sudah tiba, kau juga seorang yang dalam fase menuju adult dimana kau harus mencari kerja untuk lepas dari tanggungjawab orangtuamu. Diluar itu semua, kau punya kehidupan normal sebagai manusia sosial, dimana ada beberapa undangan pernikahan temanmu yang harus kau datangi, beberapa pengajian yang perlu kau sambangi (macam iye aje). apalagi? ada juga hobi yang sedang dan ingin sekali kau jalani. MBA-NIKAH-KARIR-SOCIALLIFE-HOBBY untuk semua itu bukan tak butuh persiapan. let me elaborate one by one. 1. Pursue MBA Degree untuk dapat keluar baik2 dari kampus dengan membawa gelar, maka yang dibutuhkan adalah menyelesaikan final project. apaan aja? internship trus submit laporan intern trus thesis. internship checked. report on progress. thesis on progress. sampai hari ini, kampus masih gak kasi tanggal deadline buat kumpulin thesis kapan. yang pasti bulan agustus harus udah kelar, means ya kurang lebih sebulan lah. karena ingin mengejar wisuda oktober. untuk menyelesaikan thesis, kau butuh data. data sudah ada, kau butuh analyze. kau butuh dospem untuk kau temui setiap minggu nya minimal (kalau bisa sih setiap hari). pada intinya kau perlu berfikir! baca jurnal, baca research orang, baca online book, yang mana semua itu untuk mendukung literature di dalam research yang sedang kau tulis. nanya kesana kesini tentang apa, bagaimana, dimana, untuk proses kelarnya project akhir ini. beda nya sama pas undergrad dulu, kau bisa saja kerjain bareng temen, karena tema skripsi mu dengan yang lain tak jauh berbeda. method yang digunakan juga hampir sama. jadi bisa diskusi. pas MBA? karena banyak konsentrasi (finance, HR, Operation etc) dan semua orang bebas memilih tema apa yang musti diambil, jadi method yang digunakan juga beda, mau diskusi juga kumaha. Paling banter bisa sharing. MBA-Prep life. 2. Menikah untuk dapat menikah, yang kau perlukan adalah pasangan. untuk mendapat pasangan, kau perlu menjadi manusia kredibel, karena kau juga menginginkan pasangan yang kredibel, kan? persiapan seperti apa? a. kau harus kurus sejuta banding 1 kayaknya lelaki yang bisa terima keadaaan mu apa adanya. langsing juga adalah sunnah rasul, perut buncit tidak pernah dianjurkan oleh rasulullah. untuk kurus, kau perlu diet. day 1 diet, gagal. liat adek makannya gak habis, yang tadinya gak mau makan nasi, malah gak tega liat nasi terbengkalai. jadi untuk diet, kau harus tegaan besok2 hem.. b. muka mulus untuk dapetin muka mulus gak mudah dan murah. kau harus kepoin artis youtube seperti gitasav buat cari referensi skin care yang dipake untuk dapetin muka bak cewek korea. toner, serum, lotion etc. kau juga harus kepoin dimana bisa dapetin semua itu, karena jalan terefisien untuk waktu ini adalah beli online, kepoin ig nya , webnya, bandingin harganya. hum.. kau juga perlu menghitung berapa yang akan kau keluarkan. belum lagi membujuk ibunda yang sedari dulu susah sekali memberi izin pakai skincare aneh2. kecuali pakek melilea atau wardah, katanya yang udah jelas kehalalan dan bahan yang digunakannya. hem.. c. inner beauty yah inner beauty ini sejenis memperbaiki bagian dalam diri, yaitu hati dan fikiran. hati sih yang penting, karena otak itu ngikutin gimana hati aja, kalau baik, maka mikirnya pasti baik, begitu juga kebalikannya. gimana cara memperbaiki hati? menyambung silaturahmi lagi sama orang-orang yang udah lama gak berteguran, membersihkan kesalahan-kesalahan sama orang lain. memperbaiki hubungan dengan orang tua, lebih berbakti lagi dan lain sebagainya. belajar ilmu tambahan buat bekal, butuh apa? baca buku. harus juga liat referensi buku apa yang harus dibaca, malah banyak yang kebeli belum sempat di baca. haha. Nikah-Prep Life. 3. Karir untuk lepas dari tanggungjawab orang tua, dimana kebutuhan hidup mu tak lagi sekedar makan, mandi, tidur. kalao di maslow theory, kau mungkin sudah tak lagi di basic needs, tapi udah ke psycological needs atau bahkan self-fulfillment needs. maka yang kau perlukan adalah berpenghasilan, kerja. untuk kerja, kau butuh diterima disebuah perusahaan. mengupdate cv, mencari lowongan kerja, apply. kalau shortlisted yah di panggil iv, tapi itu juga belum tentu jebol ke tahapan selanjutnya. maka untuk itu perlu juga banyak persiapan. belajar ngomong, atau ningkatin kualitas cv dengan nampilin result toefl. result udah expired, you have take another one. to take another toefl test, you need another prep, another budget, another time. hem.. jika kau ingin memilih jalan lain untuk berpenghasilan. yah, own business. banyak lagi yang perlu kau fikirkan. rencana bisnis, peluang bisnis, partner bisnis, modal bisnis adalah salah empatnya untuk memulainya. Karir-Prep Life. 4. Social Life disamping kesibukan utama mu, kau adalah makhluk sosial. undangan nikah berdatangan. Baju seperti apa yang perlu kau jahit. Bahan buat baju, bahan buat jilbab, clutch, shoes/heels/flats/apapun lah, makeup things. kau perlu flight tix, karena undangan temanmu antar kepulauan yang tidak bisa dijangkau pp sehari. selain itu, kau perlu attend pengajian mingguan rutin dimana ini juga adalah wadah untukmu meningkatkan inner beauty, dengan silaturahmi dan menimba ilmu tambahan untuk bekal diri. Sociallife-Prep Life. 5. Hobby untuk hobby, kau punya beberapa akun ig yang perlu kau update, seperti untuk hobi baru mu, food photography. yang kau butuhkan untuk mengisi konten adalah dengan mendatangi resto, ceklek, upload. rekomen. write on its blog. hobby lain yang juga sudah tak rutin dilakukan. seperti merindukan dia (eh). numblr juga hobi, ganggu sih. karena suka jadi distracts attention buat nulis tesis, malah jadi ke tmblr. Hobby-prep life. setelah menuliskan satu persatu, kau akan sadar bahwa satu dan lainnya berkesinambungan. finally u can understand what people say that 24 hours a day is not enough. haha you might be not a multitasker, but let me steal nike trademark "just do it" let me take an ayah "Allah does not burden a soul beyond that it can bear" like mom always said "kalau akhirat yang kau kejar, dunia pasti mengikuti" makan fitbar biar, biar worry free. "when i have fitbar, i feel worry free, when i have fitbar with meee~" ain't a multitasker, but this is life. untuk menjadikannya lebih bermakna, mulainya dengan bismillah, tujuannya lillah. Karena kan hidup gak selamanya. Bismillah. Ngeluh disela nulis. Djakarta, 17:03













